Zainal A Paliwang Apresiasi Usaha Tepung Mocaf di Nunukan

Zainal A Paliwang apresiasi usaha tepung Mocaf di Nunukan.
Zainal A Paliwang apresiasi usaha tepung Mocaf di Nunukan. Foto Calon Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang saat bersilaturahim dengan Makinun Amin seorang pengusaha tepung mocaf di Nunukan, Jumat (9/10)

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Zainal A Paliwang apresiasi usaha tepung Mocaf di Nunukan. Calon Gubernur Kalimantan utara, Zainal Arifin Paliwang menilai usaha tepung Mocaf di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) adalah sebuah inovasi yang tak hanya layak untuk diapresiasi namun juga wajib untuk didukung. Pasalnya, dengan adanya usaha tepung dari singkong tersebut, beberapa manfaat tak hanya dirasakan oleh para pelaku usaha terkait namun dampak positifnya akan dirasakan masyarakat luas.

“Banyak manfaat dari keberadaan tepung mocaf ini. Saya tidak sekedar hanya mengapresiasi namun saya mendukung penuh atas hal ini,” tutur Zainal saat bersilaturahim dengan Makinun Amin yang merupakan penggagas dan perintis usaha tepung mocaf di kediamannya Jl. Gajah Mada, Nunukan, Kaltara, Jumat (9/10)

Selain produk tepung yang dalam saat pengolahannya pasti menyerap tenaga kerja, petani yang menanam singkong sebagai bahan dasar tepung tersebut akan mendapatkan hasil serta manfaatnya.

Dalam setiap pohon apabila ditanam sesuai aturan, ungkap Zainal, dapat memproduksi singkong antara 15-25 kilo gram yang dalam setiap kilogramnya dihargai Rp. 1000. Dan ini menurut Zainal merupakan peluang emas untuk para petani di Kalimantan Utara.

“Apabila dikelola dengan baik, saya yakin akan mengangkat perekonomian di masyarakat. Terlebih jika lahan-lahan tidur di Kalimantan Utara ini ditanami singkong dengan pengelolaan yang baik, maka buka mustahil apabila singkong akan menjadi salah satu budidaya alternatif,” katanya.

Belum lagi setelah menjadi tepung, berbagai kuliner juga dapat dibuat yang tentu saja akan berpengaruh positif kepada para pelaku usaha kecil dan menengah. Hal tersebut ungkap Zainal sangat tepat dengan visi dan misi Pasangan ZIAP yakni memprioritaskan 4 sektor dalam kebijakannya apabila diberi kepercayaan rakyat untuk memimpin Kaltara.

Baca Juga:  APBD Nunukan Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp 1,4 Trilun

“Usaha tepung mocaf ini sesuai dengan misi kami yakni perubahan, pertanian, kesejahteraan dan pendidikan,” pungkas Zainal

Sementara itu Makinun Amin mengapresiasi atas respon positif dari Mantan Wakapolda Kaltara tersebut. Pasalnya ia mengakui bahwa tanpa peran serta pemerintah, UMKM dan pertanian bisa dikatakan akan jalan ditempat

“Tentu kami sangat berterima kasih kepada Pak Zainal atas respon beliau yang bahkan akan memprioritaskan sektor UMKM dan pertanian dalam kebijakannya apabila terpilih kelak. Karena pemerintah itu punya kunci kebijakan pembuka dari pintu kesejahteraan masyarakat. Dan Insha Allah, Pak Zainal aka memegang kunci itu,” katanya. (ES)