Hankam  

Wujudkan Visi dan Misinya, Panglima TNI Resmikan Empat Satuan Baru TNI di Sorong

Wujudkan Visi dan Misinya, Panglima TNI Resmikan Empat Satuan Baru TNI di Sorong
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan empat satuan baru di Sorong, Divisi Infanteri 3/Kostrad, Komando Armada (Koarmada) III TNI AL, Pasmar 3 Korps Marinir TNI AL dan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) III, serta pergantian nama satuan TNI yakni Komando Armada RI Wilayah Barat (Koarmabar) menjadi Koarmada-I dan Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmatim) menjadi Koarmada-II, Jumat (11/5). (Foto: Puspen TNI)

NUSANTARANEWS.CO, Sorong – Marsekal TNI Hadi Tjahjanto perlahan tetapi pasti mulai menunjukkan kiprahnya sebagai Panglima TNI. Dalam Rapat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (Rapim TNI) tahun 2018, Januari lalu Panglima TNI mengusung 11 visi dan misi, salah satunya pembangunan TNI AD menjadi kekuatan terpusat, kewilayahan dan pendukung.

Pada Jumat (11/5) lalu, didampingi Kasad Jenderal Mulyono, Kasal Laksamana Ade Supandi dan Kasau Marsekal Yuyu Sutisna, Panglima TNI telah meresmikan empat satuan baru dan pergantian nama satuan TNI di Mako Armada III Sorong, Papua Barat.

Adapun empat satuan baru tersebut di antaranya Divisi Infanteri 3/Kostrad, Komando Armada (Koarmada) III TNI AL, Pasmar 3 Korps Marinir TNI AL dan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) III, serta pergantian nama satuan TNI yakni Komando Armada RI Wilayah Barat (Koarmabar) menjadi Koarmada-I dan Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmatim) menjadi Koarmada-II merupakan bagian dari rencana TNI yang telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomer 10 Tahun 2010 dan Peraturan Presiden Nomer 62 Tahun 2016 serta Program 100 hari kerja Panglima TNI.

“Dengan adanya Satuan TNI baru ini secara dimensi ruang memenuhi unsur kematraan lengkap, maka diharapkan dapat bekerja secara sinergis dan interoperable untuk menghadapi ancaman serta memitigasi persoalan di wilayah Indonesia Timur secara cepat,” ujar Panglima TNI.

Baca juga: Ini 11 Visi dan Misi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Panglima TNI mengatakan, upaya pembentukan empat satuan TNI baru tersebut memiliki nilai strategis tinggi dan latar belakang yang cukup kompleks, dikarenakan perkembangan pembangunan kekuatan militer dunia, khususnya di kawasan Asia merupakan salah satu tolok ukur dalam perimbangan kekuatan (balance of power), yang saat ini belanja militer di Asia sudah melampaui Eropa.

Baca Juga:  Koalisi Jokowi-Prabowo dan Gagasan Negara Kuat

Dalam kesempatan peresmian tersebut Panglima TNI juga menyampaikan bahwa saat ini telah terjadi perubahan paradigma dalam pembangunan kekuatan dan kemampuan militer. Negara-negara Eropa menuju pada perspektif perubahan dari jaman sekarang sampai modern dalam memandang peran militer yang mengarah pada fungsi non-combat untuk menghadapi ancaman-ancaman non-tradisional.

”Sedangkan negara-negara Asia mengalami jalur intelektual berlawanan arah, menuju ke arah modernisasi militer menjadi semakin asertif khususnya pada kekuatan maritim,” ungkapnya.

Kata Marsekal TNI Hadi, Indonesia dengan luas wilayah terbentang dari Sabang sampai Merauke memiliki peluang sekaligus tantangan geografis dan memberikan peluang Indonesia menjadi poros maritim dunia, sebagai jalur komunikasi dan lalu lintas perdagangan. Sehingga, tantangan geografisnya ialah bagaimana Indonesia mampu menjaga keamanan baik keamanan masyarakat, maritim maupun nasional, yang berujung pada terjaganya keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Dengan semakin meluasnya spektrum ancaman dan tantangan yang dihadapi, kata Panglima TNI, mendasari pemikiran TNI dalam mengembangkan organisasi, khususnya ke arah timur.

“Perencanaan strategis TNI ke depan yaitu mengutamakan sinergi dan 2 interoperabilitas TNI, sehingga pembentukan Satuan TNI baru di wilayah Indonesia Timur dilaksanakan secara serentak meliputi Divisi Infanteri 3/Kostrad di Makassar, Koarmada III di Sorong, Koopsau III di Biak, dan Pasmar-3 Korps Marinir di Sorong,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada Mayjen TNI Achmad Marzuki sebagai Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad, Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan sebagai Panglima Koarmada III, Marsma TNI Tamsil Gustari Malik sebagai Pangkoopsau III, dan Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol sebagai Komandan Pasmar-3 Korps Marinir. (ba/ak/nn/red)

Editor: Yahya Suprabana