Connect with us

Lintas Nusa

Warga Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Kabupaten

Published

on

Warga dan Forpimka Rubaru bersama warga gotong royong memperbaiki jalan. Foto: Mahdi Alhabib/NusantaraNews

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Warga besrta Pemerintah Desa Matanair dan Forpimka Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur melakukan aksi gotong royang bersih-bersih dan memperbaiki jalan berlubang di Jalan Asta Tinggi Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Jumat (12/01/2018)

Aksi gotong royong yang diprakarsai oleh Pemerintah Desa Matainr tersebut disambut baik oleh warga sekitar beserta Camat, Koramil, dan Polsek Rubaru. Bahkan Tim Forpimka ikut serta bersama warga melakukan gotong royong, mereka tampak kompak membersihkan jalan serta memperbaiki pinggiran jalan yang terkikis oleh air hujan.

Menurut Kepala Desa Matanair Ghazali mengaku sebenarnya jalan ini hanya jalan kecamatan. Namun masyarakat lebih memilih menggunakan jalan ini, Jalan Asta Tinggi menuju Kecamatan Rubaru. Sehingga volume kendaraan sangat banyak, padahal jalannya sangat sempit sehingga saat berpapasan dengan kendaraan lain, mobil lainnya harus turun dari jalan aspal.

Warga dan Forpimka Rubaru bersama warga gotong royong memperbaiki jalan. Foto: Mahdi Alhabib/NusantaraNews

Warga dan Forpimka Rubaru bersama warga gotong royong memperbaiki jalan. Foto: Mahdi Alhabib/NusantaraNews

Ditambah lagi kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Ghazali menyebutnya jalan ini sudah layak disebut jalan kabupaten dari banyaknya volume kendaraan baik roda dua, roda empat hingga roda enam.

“Ini bentuk keperdulian kami pemerintah desa dan Forpimka Kecamatan terhadap jalan ini, agar pengendara merasa nyaman,” tutur Ghazali

Ghazali berharap jalan Asta Tinggi menuju Kecamatan Rubaru harus mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah. Dengan kondisi rusak dan jalan sempit sangat mengancam keamanan pengguna jalan.

“Saya berharap jalan ini harus dilakukan pelebaran. Karena masayarakat lebih memilih menggunakan jalan Asta Tinggi dari pada Jalan Lalangun,” harapnya.

Pewarta: Mahdi Alhabib

Advertisement

Terpopuler