Connect with us

Hankam

Vietnam dan Indonesia Bahas Kerjasama Keamanan dan Keselamatan Laut

Published

on

Vietnam dan Indonesia bahas kerjasama keamanan dan keselamatan laut.

Vietnam dan Indonesia bahas kerjasama keamanan dan keselamatan laut. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia dan Komandan Vietnam Coast Guard Letnan Jenderal Nguyen Van Son sedang berkomunikasi melalui vidcon. Rabu, 28 Oktober 2020.

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Vietnam dan Indonesia bahas kerjasama keamanan dan keselamatan laut. Melalui komunikasi vidcon Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia dan Komandan Vietnam Coast Guard Letnan Jenderal Nguyen Van Son bahas draf Memorandum of Understanding (MoU) tentang keamanan dan keselamatan laut dari markas besar masing-masing, termasuk terkait kegiatan perikanan ilegal di lintas batas maritim kedua negara.

Kepala Bakamla menekankan pentingnya terus bekerja sama dalam memerangi Illegal fishing, Unregulated and Unreported Fishing (IUUF) sekaligus memperhatikan hak dan kewajiban masing-masing negara. Bahwa komitmen yang kuat harus ditunjukkan oleh Pemerintah kedua negara untuk mengendalikan armada perikanannya, supaya mereka tidak beroperasi di wilayah ZEE negara lain.

Selain itu, Ketua Bakamla juga menyampaikan guna menjaga hubungan baik kedua negara dan stabilitas kawasan, maka para penegak hukum di laut di kedua negara perlu menahan diri dengan tidak melakukan tindakan-tindakan provokatif di lapangan, katanya.

Dalam pertemuan melalui Vidcon tersebut, Laksdya TNI Aan Kurnia menyampaikan beberapa catatan penting kepada Komandan Coast Guard antara lain:

  1. Bakamla RI dan Vietnam Coast Guard (VCG) telah bekerja sama dengan erat bahkan sebelum ditandatanganinya Surat Pernyataan Kehendak (LOI) pada 27 Agustus 2017 di Jakarta. LOI itu sendiri merupakan bentuk konkret hubungan baik kedua institusi yang telah terjalin dengan baik dan berisikan komitmen untuk terus melanjutkan dan meningkatkan kerja samanya secara lebih luas.
  2. Guna memantapkan kerja sama erat yang sudah terjalin antara kedua institusi, Kepala Bakamla mengusulkan bahwa sudah saatnya semua upaya ini diletakkan ke dalam suatu kesepakatan terutama di bidang peningkatan kapasitas terkait keamanan dan keselamatan maritim serta pertukaran Informasi dan komunikasi.
  3. MOU ini sebagai kerangka kerja untuk membentuk berbagai kerja sama, tidak hanya yang bersifat patroli, melainkan juga dengan visi meningkatkan koordinasi antar-institusi penjaga pantai, sesuai dengan kewenangan kita masing-masing. MOU antara Bakamla dan VCG ini bukan aturan sementara yang saat ini sedang dibahas antara Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Sosialis Vietnam dalam perundingan penetapan batas maritim kedua negara di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
Baca Juga:  Maksimalkan Peran APEKSI, DPRD Jatim Dorong Pemprov Kuatkan Kerjasama Antar Daerah

Di akhir pertemuan, Laksdya TNI Aan Kurnia mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar Ibnu Hadi yang turut berpartisipasi dalam pertemuan ini dan usahanya dalam mendorong kerja sama yang lebih erat antara Bakamla RI dan VCG.(ed. Banyu)

Sumber: Humas Bakamla RI/Indonesia Coast Guard

Loading...

Terpopuler