Lintas NusaPeristiwa

Usai Latihan UST RU, Yonif 511/DY Kerja Sama Dengan Masyarakat

NUSANTARANEWS.CO, Blitar – Sesuai program kerja dan kalender latihan, Yonif 511/DY telah menyelesaikan latihan uji siap tempur tingkat regu (UST RU) selama empat hari. Latihan tersebut untuk mengasah kemampuan prajurit tingkat regu dilaksanakan di daerah perkebunan Kruwuk Kec. Gandusari Kab. Blitar yag berjarak dari Asrama Yonif 511/DY ± 25 KM.

Latihan Uji Siap Tempur Tingkat Regu (UST RU) tersebut melibatkan 160 personil Kompi Yonif 511/DY yang di awasi langsung tiga orang dari Pussenif TNI AD yaitu Mayor Inf Fachrozie, Kapten Inf Sudarmanto dan Kapten Inf Suraji.

Mayor Inf Fachrozie memberi arahan kepada prajurit, meskipun cuaca di malam hari dingin dan panas prajurit Yonif 511/DY dengan semangat melaksanakan semua materi yang diberikan oleh pelatih dan dapat mengatasi serta dilalui dengan medan yang cukup menantang. Materi yang dilatihkan dan dilaksanakan antara lain Purpa, Menembak Taktis, Dang Gopoh, Patkam, Gap Gopoh, Pattai, Sermukim dan semua materi dapat dilaksanakan dengan baik.

Baca Juga:  Pemda Nunukan Beri Jawaban Atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2022

“Latihan Uji Siap Tempur tingkat Regu (UST RU) tersebut dimaksudkan agar seluruh anggota Yonif 511/DY terlatih dan siap bertempur dalam keadaan dan kondisi medan apapun,” kata Fachrozie baru-baru ini.

Sementara itu, Letnan Kolonel Dodik Novianto menyampaikan bahwa, selain sebagai ajang meningkatkan profesionalisme prajurit, latihan UST RU juga untuk membangun komunikasi dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

“Maka dari itu setelah latihan ini saya perintahkan kepada seluruh prajurit Badak Hitam melaksanakan Karya Bhakti. Kipan A melaksanakan pengecetan tempat ibadah di Mushola AL Huda, Kipan B membersihkan tempat olahraga yaitu lapangan sepak bola dan Kipan C membersihkan jalan kampung,” tutur Novianto.

“Jadi dengan melaksanakan Karya Bakti ini disamping membantu masyarakat, kita bisa mensukseskan kegiatan Binter Sat Non Kowil Yonif 511/DY sehingga antara TNI dengan masyarakat terjalin suatu keakraban yang erat, terjadi kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sejati,” sambungnya.

Ditegaskan Pawas Pussenif TNI AD, dalam membangun komunikasi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, maka para prajurit yang terlibat latihan ini, juga melaksanakan kegiatan Karya Bhakti. “Kegiatan Karya Bakti merupakan upaya TNI meningkatkan kompetensi, kemampuan dan profesionalitas prajurit,” katanya.

Baca Juga:  Beri Kontribusi Rakyat, PKS Jatim Luncurkan Ratusan Anggota Pelopor

Kepala Desa Gadungan, Widodo menuturkan bahwa, selama berlangsungnya latihan Uji Siap Tempur Tingkat Regu (UST RU), warga menyambut para prajurit Yonif 511/DY itu dengan ramah, baik dan antusias.

“Latihan seperti ini sering dilaksanakan di daerah kami. Tetapi warga di sini tidak merasa terganggu dengan adanya latihan walaupun tempat yang digunakan latihan merupakan tempat warga untuk berkebun, mencari pakan ternak, dll,” ujar Widodo.

Sekadar informasi, latihan ini diselenggarakan dengan maksud agar seluruh prajurit mampu dan mahir di dalam Teori dan Taktik pertempuran khususnya tingkat regu sehingga Prajurit selalu siap di dalam setiap panggilan tugas dimanapun demi keutuhan wilayah NKRI. (Doni)

Editor: Achmad Sulaiman

Related Posts

1 of 1.709