Carlo Ancelotti meninggalkan Bayern Munich sesaat setelah dipecat dari klub. (Foto: EPA)
Carlo Ancelotti meninggalkan Bayern Munich sesaat setelah dipecat dari klub. (Foto: EPA)

NUSANTARANEWS.CO – Pelatih flamboyan Carlo Ancelotti dilaporkan akan segera mendapatkan klub setelah dirinya dipecat Bayern Munchen pada Kamis (28/9) lalu. Sejak dipecat, Ancelotti belum lagi bekerja meracik skuad di sebuah klub sepakbola.

Namun, pria kelahiran 10 Juni 1959 tak butuh waktu lama untuk kembali melatih klub papan atas Eropa. Sebab, Ancelotti adalah sosok pelatih yang sarat dengan pengalaman bergengsi di dunia kepelatihan sepakbola, khususnya di daratan benua biru.

Kesempatan Ancelotti datang dari negara asalnya, Italia. Pemilik baru AC Milan dari Cina telah menghabiskan banyak uang musim panas lalu untuk memperbaiki skuad Rossoneri. Investasi besar-besaran tersebut tentu bukan tanpa tujuan pasti. Kesuksesan adalah misi terbesar AC Milan, apalagi sejumlah pemain ternama telah didatangkan.

Sebut saja beberapa di antara nama pemain rekrutan AC Milan musim lalu seperti Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, Lucas Biglia, Nikola Kalinic, Mateo Musacchio dan Ricardo Rodriguez.

Surat kabar The Sun menyebut, Rossoneri kemungkinan besar akan menyingkirkan Vincenzo Montella meskipun tampil menjanjikan di awal musim. Namun mereka telah kehilangan empat dari delapan pertandingan Serie A Italia. Terbaru, AC Milan kalah dramatis dalam laga bertajuk Derby della Madonnina yang digelar pada Senin (16/10) dinihari WIB di Giuseppe Meazza.

Bagaimana pun, Ancelotti adalah masa lalu yang manis bagi AC Milan. Mantan manajer Chelsea dan Real Madrid menikmati kesuksesan besar bersama Milan setelah memenangkan Liga Champions dua kali. Kini, pelatih berusia 58 tahun sudah mulai dikait-kaitkan dengan kepindahannya ke mantan klubnya tersebut, setidaknya musim panas mendatang.

Hanya saja, ada klub Serie A lainnya yang juga dikait-kaitkan dengan Ancelotti. Jika Massimiliano Allegri gagal lagi membawa Juventus memenangkan Liga Champions, maka Ancelotti dipersiapkan untuk mengganti kursi manajer La Vecchia Signora. Belum lagi tantangan di liga domestik, Juventus mendapat ancaman serius musim ini bila mengaca pada penampilan Napoli, Inter Milan dan Lazio.

Dan bagi Juventus, Ancelotti tentu juga bukan sosok baru. Sebab, ia pernah menangani Juve antara tahun 1999 dan 2001 namun mengalami salah satu periode terburuk dalam karir manajerialnya. (almeiji)

Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews

Komentar