Connect with us

Peristiwa

Tuntut Persoalan Sampah, Mahasiswa Demo PT. Garam Sumenep

Published

on

Tuntut Selesaikan Persoalan Sampah, Mahasiswa Demo PT. Garam Sumenep

Tuntut Selesaikan Persoalan Sampah, Mahasiswa Demo PT. Garam Sumenep

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Tuntut persoalan sampah, puluhan mahasiswa pencinta alam wirasta Universitas Wiraraja menggelar unjuk rasa di depan kantor PT. Garam Sumenep Madura. Kedatangan mahasiswa tersebut menuntut PT Garam untuk serius mengatasi persoalan sampah yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat Desa Pinggir Papas dan Desa Karang Anyar Kecamatan Kalianget.

Setelah selesai berorasi puluhan mahasiswa menggelar teriterikal di depan Kantor PT. Garam. Selanjutnya mahasiswa menyerahkan kado kepada PT. Garam yang berisi foto sampah yang berserakan di dua desa yang menjadi tempat kantor PT. Garam

Korlap aksi Ahmad Faiz Abrori meminta kepada pihak PT. Garam segera menyelesaikan persoalan sampah dalam waktu 7 kali 24 jam. Jika dalam waktu yang ditentukan PT Garam tidak mampu menyelesaikan persoalan sampah – maka mahasiswa pecinta alam akan mengirim surat kepada Presiden RI, bahwa PT. Garam di Sumenep tidak mampu mengatasi persoalan sampah yang ada dilingkungannya, ujar Faiz, Selasa (3/3)

“Jika tidak bisa mengatasi persoalan sampah sesuai waktu, kami akan mengirim surat ke Presiden RI, dengan tuntutan PT. Garam galal total dalam penanganan sampah,” jelasnya

Humas PT. Garam Sumenep, Sentot Wahyu Hidayat mengaku sudah melakukan apa yang menjadi permintaan mahasiswa. “Pada tahun 2018, kami memberikan bantuan kepada pihak desa berupa kontainer bak sampah. Pada tahun 2019 diberikan 300 bak sampah karet ke setiap kepala keluarga.”

Sentot juga menjelaskan bahwa apa yang disampaikan mahasiswa tadi bukan di sekitar wilayah kantor. Jika di sekitar kantor dijamin bersih. Menurut Sentot, “yang terpenting dan dibutuhkan sekarang adalah kesadaran dan keperdulian masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih.

Baca Juga:  Catatan Awal Tahun Bidang Ekonomi: Klaim Keberhasilan Pemerintah tak Sesuai Kenyataan

“Saya yakin untuk di sekitar kantor PT. Garam bersih, hanya butuh keperdulian masyarakat terkait kebersihan,” tuturnya
PT. Garam sudah bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, sehingga terkait armada pengangkut sampah kewenangan ada di DLH. Namun, semua harus kembali terhadap kesadaran masyarakat.

“Terkait armada pengangkut sampah berada kewenangannya DLH, silahkan konfirmasi ke DLH,” terangnya.

Kepala DLH saat dikonfirmasi, melalui Agus Salam Kabid Pengelolaan Sampah mengakui jika DLH dan PT. Garam ada kerja sama terkait penanganan sampah. PT. Garam ada kontribusi melalu CSR. Pada tahun 2017 PT. Garam pemberikan tujuh kontainer bak sampah. DLH hanya mengambil sampah apabila kontainer sampah tersebut penuh. Termasuk di dua Desa Pinggir Papas dan Karang Anyar.

“Jika kontainer sampah sudah penuh maka DLH siap mengambil, dan itu sudah berjalan,” jelas Agus. (md/ed. banyu)

Loading...

Terpopuler