Connect with us

Lintas Nusa

Tunjangan Sertifikasi Guru di Sumenep Terhutang di Tahun 2018

Published

on

Di tahun 2018 tunjangan sertifikasi guru di Sumenep terhutang.

Tunjangan sertifikasi guru di Sumenep terhutang di tahun 2018. Foto : Sejumlah orang berjalan di depan Kantor Kasi Penma Kemenag Sumenep.

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Tunjangan sertifikasi guru tersebut berada di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep yang masih terhutang selama tiga bulan.

Menurut H. Zainurrasi Plt. Kasi Pendma Kemenag Sumenep membenarkan atas terhutangnya tunjangan tersebut. Dia mengaku tidak terbayarnya tunjangan sertifikasi selama tiga bulan karena faktor anggaran pada saat itu tidak cukup, dan hingga kini belum ditemukan solusinya

“Benar mas tiga bulan di tahun 2018 tunjangan sertifikasi guru tidak terbayar,” tuturnya

Dia mengaku tidak terbayarnya tunjangan di tahun 2018 sudah di sampaikan kepada Kementrian Agama RI. Namun untuk dianggarakan kembali harus menunggu audit BPK. Jika sudah selesai di audit, anggaran tersebut bisa segera cair

“Segala upaya sudah kami lakukan, agar tunjangan sertifikasi selama tiga bulan tahun 2018 cepat di terbayar,” ucapnya

Zainur menambahkan, tunjangan yang tidak terbayar selama tiga bulan pada tahun 2018 dirasakan semua guru di Kabupaten Sumenep. Bahkan ada beberapa guru di kabupaten lain di Jawa Timur bernasib sama. Jumlah guru yang sudah berstatus sertifikasi kurang lebih tiga ribu guru.

“Guru yang sudah mendapatkan tunjangan Se-Kabupaten Sumenep sebanyak tiga ribu lebih” terangnya (mh)

Loading...

Terpopuler