Connect with us

Budaya / Seni

Tuhan Bagi Puisi – Puisi Muhammad Daffa

Published

on

Aku Bintang Narsis - Lukisan Nasirun (Istimewa)

Aku Bintang Narsis – Lukisan Nasirun (Istimewa)

MENGINGAT TAKISUNG, 1

 

Jalanmu memanjang ke ombak darahku

Agar terbaca biru yang nyalang; debarmu yang semayam perlahan

Bulir-bulir pasir berubah kepala betah mengenang

Sebentang ingatan rekah, membiarkan dirinya hampa

Loading...

Agar siapa pun bisa datang bertamu dan menjenguk masa lalu

 

Surabaya, Februari 2019

 

MENGINGAT TAKISUNG, 2

 

Ketika aku menyisir pesisir

Aku kerap terbayang gurat usia di wajah ibu

Lepuh oleh waktu, diboyong potret dalam album tua

Penuh ingatan masa kecil yang memendam kisahnya sendirian

 

Surabaya, Februari 2019

 

MENGINGAT TAKISUNG, 3

 

Ombak pulang ke dada karang. Karang jemu. Karang hilang hasrat memeluk. Di kejauhan, bayang pulau. Bayang pulau yang senantiasa dan berulang menepi ke ceruk ingatanmu.

Ombak pulang, ombak lintang-pukang. Disunting waktu yang pecah ke jantung teluk. Teluk yang enggan memeluk. Di kejauhan, bayang pulau. Bayang pulau yang lalu. yang lampau mengenang jejak kita dalam persinggahan cinta.

 

Surabaya, Februari 2019

 

TUHAN BAGI PUISI

 

Puisi tak punya agama. tapi di tubuhnya

Kata-kata bisa menjelma cahaya, doa menggurat tilas

Sepanjang hikayat, sedendam-dendam musim

Dalam genggam tangan hujan

 

Surabaya, Februari 2019

 

TUHAN BAGI PUISI, 2

 

Puisi pernah percaya

Ada tuhan singgah

Dalam baris-baris sunyi.

Ada tuhan singgah menaruh ingin-NYA

Dalam ingatan kata yang sunyi cahaya.

 

Surabaya, Februari 2019

 

Muhammad Daffa, lahir di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 25 Februari 1999. Puisi-puisinya dipublikasikan di sejumlah media cetak dan antologi bersama. Buku puisi tunggalnya TALKIN(2017) dan Suara Tanah Asal(2018). Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Airlangga.

Baca Juga:  Burhanuddin Muhtadi Sebut NU Penentu Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: redaksi@nusantaranews.co atau selendang14@gmail.com

Baca: 10 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Kirim Tulisan ke Nusantaranews.co

Loading...

Terpopuler