Ekonomi

Trend Gaya Hidup Hemat Energi Zaman Now, Versi ESDM: 3M

NusantaraNews.co, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengkampanyekan gerakan hemat energi melalui berbagai pendekatan. Pasalnya, energi di dunia sekalipun kian menipis. Sehingga negara-negara, utamanya Indonesia mesti beralih pada energi baru terbarukan atau EBT.

Kendati Indonesia menjadi salah satu lumbung EBT terbesar dunia, pemerintah dan juga masyarakat baiknya menjadi bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan energi yang ada dengan cara hemat pakai.

Untuk itu, Kementerian ESDM mendorong gaya hidup hemat energi pada masyarakat, salah satunya dengan menggaungkan gerakan 3M; mematikan lampu jika tidak digunakan, mencabut kabel, dan mengatur suhu pendingin ruangan menjadi 25 derajat celcius.

Dirjen Energi Baru, Terbaruan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengungkapkan perilaku hemat energi dapat dilakukan dengan cara sederhana dan tidak memerlukan biaya.

“Cukup matikan lampu saat tidak digunakan, ini harus terus dibiasakan biar jadi budaya,” ujar Rida saat memberikan sambutan pada Penganugerahan Pemenang Lomba Hemat Energi (LHE) di Sekolah 2017 beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Jepang Abaikan Batasan Harga, Bayar Harga Minyak Rusia 16% Lebih Tinggi

Saat ini, lanjut Rida, pemerintah terus melakukan kampanye “Potong 10 Persen”. Menurutnya, perilaku hemat energi ini menguntungkan bagi masyarakat yang bersangkutan karena berkaitan dengan penurunan biaya listrik.

Selain itu, perilaku ini akan memudahkan pemerintah dalam melakukan distribusi listrik kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Apabila kita hemat listrik, energi tersebut bisa dialirkan untuk masyarakat yang belum menikmatinya. Kita diingatkan berhemat agar masyarakat yang belum menikmati listrik kebagian. Hemat energi juga bisa mengandung makna keadilan,” pungkas Rida. (Namia/Lus)

Editor: Ach. Sulaiman

Related Posts

1 of 5