Connect with us

Politik

Tren Milenial Semakin Menguat dalam Peta Politik Nasional

Published

on

generasi milenial, generasi baru indonesia, bonus demografi, generasi produkti, generasi lawas, nusantara, nusantara news

Generai milenial Indonesia. (Foto: Ilustrasi/indonesiastudents.com)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam mengatakan tren milenial menguat dalam peta politik nasional. Hal itu ditandai banyaknya kepala daerah berusia muda yang terpilih di Pilkada 2018.

Salah satu contoh efek tren milenial dalam panggung politik, kata dia, tampak di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Khofifah Indar Parawansa yang menggandeng Emil Dardak sebagai representasi milenial sukses mengalahkan pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno.

Demikian pula di kawasan Jawa Timur lainnya seperti Pamekasan dan Lumajang, di mana Tamam dan Thoriqul Haq adalah kepala daerah terpilih yang mengusung isu milenial.

“Mas Emil itu pertama running Pilgub Jatim elektabilitasnya cuma 2 persen. Namun kemudian bisa melesat menjadi 18 persen karena tepat dalam melakukan personal branding,” kata Surokhim Kamis (27/12).

Selain itu, kata dia, efek sosialisasi di media sosial juga menjadi tren tersendiri bagi kalangan calon-calon pemimpin yang mengangkat isu, atau merepresentasikan milenial.

“Dengan strategi yang tepat, elektabilitas akan terdongkrak,” sebutnya.

(stn/sty)

Editor: Banyu Asqalani

Loading...

Terpopuler