Connect with us

Lintas Nusa

Tradisi Petik Padi Upaya Mendukung Ketahanan Pangan

Published

on

Tradisi Petik Padi Blitar (Foto Nusantaranews.co/Rantelino)

NUSANTARANEWS.CO, Blitar – Setiap menjelang panen raya beberapa daerah memiliki tradisi tersendiri. Salah satunya seperti tradisi Petik Padi yang ada di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Di hamparan sawah di Dusun Purworejo, Sutojayan, Blitar, Sabtu (3/3/2018) warga sekitar menggelar kegiatan tradisi Petik Padi dengan tujuan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan berupa melimpahnya hasil tanam petani.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk pelestarian budaya dan mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah serta sebagai tanda di mulainya panen raya oleh para petani yang ada di wilayah Sutojayan.

Kadistan Kabupaten Blitar Eko Priyo Utomo mewakili Bupati Blitar berharap tradisi Petik Padi mampu memberikan motivasi bagi petani sehingga kedepanya hasil panen meningkat.

“Pemkab Blitar wajib membantu dalam peningkatan pertanian yang ada di wilayah Blitar, saat ini petani sudah mendapat bantuan dari pemerintah, sehingga diharapkan hasil pertanian dapat meningkat dalam pencapaian program ketahanan pangan di Indonesia,” ungkap dia dalam keterangan tertulis yang diterima Nusantaranews.co, Sabtu (3/3/2018).

Sementara itu, Dandim Blitar Letkol Inf Kris Bianto, menyampaikan bahwa melaksanakan pendampingan kepada para petani mulai dari tanam, perawatan sampai dengan panen raya hingga melaksanakan seraban gabah (sergab) sudah menjadi tanggung jawabnya.

Bianto menjelaskan, pihaknya terus saat ini terus melaksanakan koordinasi serta bekerja sama dengan Dinas pertanian, PPL, Mantri Pertanian serta para mitra yang ada di Blitar sehingga program ketahanan pangan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Sebagai bagian dari satuan kewilayahan, pihaknya akan terus membantu program pemerintah dalam hal ketahanan pangan. Yakni dengan memerintahkan seluruh jajaranya dan para Babinsa untuk terus dan terus melaksanakan pendampingan kepada para petani secara langsung.

Pewarta: Gendon W
Editor: Romandhon

Terpopuler