Berita UtamaLintas NusaPolitikTerbaru

Tolak Dukung Herlina di Muscab, 145 Ranting Demokrat Kota Surabaya Dukung Lucy Kurniasari

Tolak dukung Herlina di Muscab, 145 Ranting Demokrat Kota Surabaya dukung Lucy Kurniasari
Tolak dukung Herlina di Muscab, 145 Ranting Demokrat Kota Surabaya dukung Lucy Kurniasari.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Tolak dukung Herlina di Muscab. Dukungan untuk  plt ketua Demokrat kota Surabaya Lucy Kurniasari di Muscab Demokrat kota Surabaya semakin hari semakin penuh. Dukungan kembali muncul dari 145 Ranting Partai Demokrat se Surabaya agar Lucy Kurniasari terpilih kenjadi ketua Demokrat kota Surabaya yang definitif.

Mohammad Machmud, anggota DPRD Partai Demokrat menyebut Lucy Kurniasari sosok yang pantas untuk menduduki Ketua DPC Surabaya, karena mempunyai beberapa alasan.

“Bu Lucy, anggota dewan yang tidak bermasalah, selain itu program-program DPC selama ini berjalan.” Tegasnya, Kamis (2/6).

Mantan wartawan ini menegaskan, ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya selama ini semua bermasalah, semua berhenti di tengah jalan. Baru dipimpin Bu Lucy berubah hingga DPC hidup dengan kerja-kerja politik.

Sedangkan Gusti, dari Ranting Margorejo, Kecamatan Wonocolo menyatakan kekecewaannya terkait dukungan ketua PAC-nya yang tidak pernah mengajak berkomunikasi dengan Ranting.

Baca Juga:  Jutaan Warga Palestina Melakukan Aksi Pemogokan Umum di Tepi Barat Pasca Serangan Brutal Pasukan Zionis

“Saya disini tidak melihat PAC saya hadir, sudah kita biarkan saja… Memang kami tidak punya hak suara untuk memberikan dukungan kepada Bu Lucy, namun secara moril kami mendukung sepenuhnya,” tegas Gusti.

Menurutnya, DPC selama dipimpin Bu Lucy sudah sangat baik. Karena itu, Bu Lucy sangat layak memimpin.kembali DPC untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat Surabaya.

Karena itu, tambah Gusti, pihaknya menolak Herlina Harsono Njoto memimpin DPC karena berasal dari kepenimpinan masa lalu. Herlina sebagai Ketua Bapilu tidak punya prestasi apa-apa, bahkan kursi dewan.merosot jadi empat. “Kami tidak mau kembali ke masa kegelapan saat Herlina menjadi ketua Bapilu. Hanya keledai yang mau masuk ke lubang yang sama,” tegasnya. (setya)

Related Posts

No Content Available