Connect with us

Hankam

TNI-Polri Nunukan Gelar Operasi Gabungan Sejak Natal Hingga Perayaan Pergantian Tahun

Published

on

tni-polri nunukan, oprasi gabungan, operasi lilin 2018, kabupaten nunukan, nusantaranews

Dandim 0911/Nunukan, Kapolres Nunukan dan Danlanal Nunukan berpose disela-sela Patroli gabungan di Nunukan. (Foto: Eddy S)

NUSANTARANEWS.CO, NunukanNatal adalah salah satu Hari Raya dari umat yang agamanya diakui secara konstutusi di Indonesia. Sehingga kenyamanan, keamanan dan kegembiraan bagi yang sedang merayakanya adalah hak yang juga wajib diberikan oleh negara.

Guna memastikan hal itu terwujud, aparat keamanan (TNI-Polri) dijajaran Pores Nunukan, Kodim 0911/Nunukan, Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan dan Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam melakukan operasi bersama dalam Operasi Lilin 2018, Pengamanan Gabungan Perayaan Natal 2018 dan Menyambut Tahun Baru 2019.

“Giat ini akan dilasanakan mulai hari ini hingga usai perayaan Tahun Baru dan akan dilakukan diseluruh wilayah hukum Nunukan dan melibatkan TNI, Polri dan Pemda Nunukan,” ujar Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro kepada Pewarta di Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (24/12).

Teguh mengungkapkan, kendati selama ini dalam perayaan Natal dan Tahun Baru selalu kondusif, namun pihaknya tak ingin lengah. Ia menegaskan pihaknya selalu siaga dan akan melakukan pengamanan ekstra sembari terus monitoring perkembangan dan stuasi yang ada.

“Kita ingin memberikan kepada umat Nasrani rasa aman dalam peribadatanya seperti malam ini dan keamamanya dalam merayakan Natal hingga rangkaian perayaan Tahun Baru 2019. Memang sebelumnya dalam momen seperti ini Nunukan selalu kondusif, tapi bukan berarti kita boleh lengah,” tandasnya.

Loading...

Selain mendirikan beberapa Pos Pengamanan, Teguh mengungkapkan bahwa pengamanan disetiap rumah Ibadah seperti Gereja akan terus dilakukan walaupun jemaah tidak sedang beribadah. Metode pengamaman sendiri menurut Teguh dilakukan sesuai perkembangan yang ada.

Selain itu Teguh mengungkapkan bahwa salah satu syarat keberhasilan Pembanguanan Nasional adalah terciptanya keamanan dan keadaan yang konďusif. Karenanya ia menghimbau kepada semua lapisan masyarakat agar bersinergi dalam mewujudkan hal tersebut. Apalagi menurut Teguh, Nunukan adalah Kabupaten yang sebagian wilayahnya berbatasan langsung dengan negara Malaysia.

Baca Juga:  Menhan Ryamizard Tegaskan 3 Macam Tentara di Indonesia

“Selain daripada itu, saat ini sudah masuk dalam tahapan kampanye baik Pileg dan Pilpres 2019. Kita minta keharmonisan di Nunukan terus dipertahankan. Pilihan boleh berbeda, tapi hati harus tetap sama dalam mewujudkan negara yang aman,damai dan tenteram,” pinta Teguh.

Senada dengan Kapolres Nunukan, Dandim 0911/Nunukan Letkol (Czi) Abdillah Arif juga menekankan pentingnya koordinasi semua pihak termasuk semua komponen mayarakat Kabupaten Nunukan. Karena menurut Perwira dengan Dua Melati tersebut, antisipasi serta cegah dini akan semakin terlakana apabila semua elemen saling bersinergi.

“Walaupun dari kami TNI dan Polri menyiagakan semua personil, tapi masyarakat juga jangan kehilangan kewaspadaan. Jangan sampai karena anggapan masyarakat bahwa dengan adanya Operasi ini tak perlu lagi keterlibat menjaga keamanan, justru menjadi celah orang berniat jahat dalam aksinya,” kata Arif.

Dari pantauan dilapangan, malam Natal di wilayah Nunukan terbilang kondusif. Ribuan umat Kristiani nampak khusyuk dalam ibadah dan misa malam Natal di Gereja-Gereja yang tersebar dibeberapa tempat. Hampir disemua Gereja aparat dari TNI-Polri serta dari Sat Pol PP Pemkab Nunukan nampak siaga berjaga sementara petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan juga terlihat siaga. Bahkan dibeberapa Gereja seperti di Jl Persemaian, terlihat warga muslim yang tingal di sekitar Gereja tampak ikut serta membantu arus lalu lintas.

(eddy/ed)

Editor: M Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler