Berita UtamaHankamTerbaru

TNI Jaga Kesehatan Warga Lanny Jaya dan Ajari Warga Sarmi Bercocok Tanam

TNI jaga kesehatan warga Lanny Jaya dan ajari warga Sarmi bercocok tanam.
TNI jaga kesehatan warga Lanny Jaya dan ajari warga Sarmi bercocok tanam.

Kesehatan Warga di Lanny Jaya Jadi Prioritas Satgas Yonmek 203/Arya Kemuning

NUSANTARANEWS.CO, Lanny Jaya – Sebelumnya Satgas Yonmek 203/Arya Kemuning berkomitmen untuk terus meningkatkan pola hidup sehat melalui beragam cara.

Bahkan, hingga saat ini Satgas dibawah kendali Mayor Inf Achmad Zacky itu berupaya untuk membuktikan komitmen itu, salah satunya melalui adanya pelayanan kesehatan secara gratis.

Pelayanan kesehatan itu, ditujukan bagi warga di Distrik Malagayneri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

“Pelayanan kesehatan ini, kita berikan secara langsung pada warga. Upaya itu dilakuakn dengan tujuan agar terciptanya silaturahmi antara Satgas dan warga,” ujarnya. Selasa, 30 Agustus 2022 pagi.

Sementara itu, Wadansatgas Kapten Inf Rully menambahkan jika pelayanan itu diwarnai dengan adanya pembagian vitamin. Ia berharap, dengan adanya pembagian vitamin itu nantinya bisa meningkatkan kondisi kesehatan warga.

“Kesehatan warga di Lanny Jaya ini, sudah menjadi prioritas adanya Satgas disini,” tandasnya. (Red)

Baca Juga:  Kesulitan Pelayanan Medis, Peningkatan Fasilitas Kesehatan Dirindukan Masyarakat Kepulauan Madura

 

Babinsa Mamberamo Hulu Ajari Warga Bercocok Tanam

Lahan kosong di Kampung Dabra, Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Sarmi, Papua disulap oleh para Babinsa menjadi lahanb ercocok tanam.

NUSANTARANEWS.CO, Sarmi – Adanya lahan kosong yang terletak di Kampung Dabra, Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Sarmi, Papua seketika disulap oleh para Babinsa.

Lahan kosong tersebut, saat ini dirubah menjadi lahan produktif. Artinya, lahan itu diubah menjadi lahan bercocok tanam bagi warga setempat.

Dandim 1712/Sarmi, Letkol Inf Emanuel Setyo Kristiawan ketika dikonfirmasi mengenai hal itu mengatakan, jika dirinya telah menginstruksikan para Babinsa untuk bisa memberikan berbagai pelatihan maupun wawasan pada warga mengenai cara bercocok tanam.

“Caranya sangat mudah, hanya menggunakan lahan atau pekarangan seadanya,” ujar Dandim. Selasa, 30 Agustus 2022.

Dandim menambahkan, jika sebelumnya ia telah menginstruksikan para Babinsa untuk melakukan berbagai upaya pendampingan, khususnya cara bercocok tanam.

Ia menilai, hasil bercocok tanam yang dilakukan oleh warga itu nantinya bisa dikonsumsi, hingga dijual dipasaran. “Hasilnya nanti kan untuk warga, bisa digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (Red)

Related Posts

1 of 10