Connect with us

Hankam

TNI dan Polri Masuk Sekolah Berikan Pendidikan Cinta Tanah Air di MTs SMA Afifiyah

Published

on

TNI dan Polri Masuk Sekolah Berikan Pendidikan Cinta Tanah Air di MTs SMA Afifiyah

TNI dan Polri Masuk Sekolah Berikan Pendidikan Cinta Tanah Air di MTs SMA Afifiyah/Foto : Personil TNI saat memberikan materi kepada siswa Afifiyah di Desa Pragaan Laok.

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – TNI dan Polri masuk sekolah berikan pendidikan cinta tanah air di MTs SMA Afifiyah. Anggota Polsek Prenduan dan Koramil Pragaan pada awal masuk sekolah memberikan pemahaman tentang cinta tanah air dan wawasan kebangsaan di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan MTs Afifiyah Desa Pragaan Laok Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep.

Kapolsek Prenduan di wakili Kanitbinmas Aipda Zainol Arifin di hadapan para peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (SMA) dan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MTs) Afifiyah mengatakan, cinta tanah air merupakan bentuk tanggung jawab yang harus di miliki oleh semua siswa dan masyarakat Indonesia

Bentuk dari tanggung jawab terhadap cinta tanah air harus rela berkorban demi kepentingan negara. Cinta tanah air bagian cermin dari perilaku membela tanah air, menjaga dan melindungi tanah air, rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara, mencintai adat atau budaya yang ada di negara ini, dengan melestarikan alam dan lingkungan.

“Cinta tanah air bagian dari iman, untuk itu bangsa ini harus menjaga negara dari segala ancaman yang dapat menghancurkan NKRI,” terangnya saat memberikan materi di hadapan para siswa, Senin (27/7).

Personil Polri saat memberikan materi kepada siswa Afifiyah di Desa Pragaan Laok.

Sementara Batituud, KORAMIL 09/Pragaan Abdul Salam dihadapan siswa menyampaikan wawasan kebangsaan harus dimiliki oleh generasi muda, sehingga dengan  wawasan kebangsaan akan menambah kecintaan terhadap NKRI

Dalam wawasan kebangsaan ada empat poin yang harus diketahui yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Baca Juga:  Romantisme Masa Kecil di Museum Layang-Layang Indonesia

Lebih lanjut, Salam nama panggilannya, menjelaskan, Wawasan kebangsaan harus menjadi perhatian. Tujuannya untuk menanggulangi terkikisnya semangat kebangsaan dalam generasi bangsa Indonesia yang disebabkan oleh pengaruh negatif dari nilai-nilai global yang tidak sejalan dengan nilai-nilai yang ada pada bangsa Indonesia.

“Diharapkan siswa memiliki wawasan kebangsaan, sehingga cinta terhadap tanah air akan tertanam dalam jiwanya,” ucapnya

Sementara Kepala SMA Afifiyah, Fifi Sofiati Afifiyah menyampaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (SMA) dan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MTs) Afifiyah salah satu kegiaatan wajib bagi siswa baru yang hendak masuk sekolah. Sehingga di kegiatan ini diwajiban bagi siswa baru,  agar mereka memiliki mental dan keberanian.

Fifi juga menyampaikan terimkasih kepada pihak Kepolisian dan Koramil serta Puskesmas Pragaan atas kerja sama dalam kegiatan yang di selenggarakan MTs dan SMA Afifiyah. Besar harapan kegiatan ini dapat memupuk keberanian dan mentalitas bagi siswa, sehingga mereka bisa beraktualisasi diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki

“Terimkasih atas kerja samanya semua pihak, walaupun kegiatan dilaksanakan di masa pendemi Covid-19, namuan pihak sekolah tetap mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” ucapnya. (mh)

Loading...

Terpopuler