Berita UtamaLintas NusaTerbaru

Tingkatkan Kemampuan Berkelanjutan, PKS Jatim Gelar Latssr Relawan

Tingkatkan Kemampuan Berkelanjutan, PKS Jatim Gelar Latssr Relawan
Tingkatkan kemampuan berkelanjutan, PKS Jatim gelar latssr relawan

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Relawan PKS selalu hadir melayani masyarakat di berbagai bencana termasuk bencana erupsi Gunung Semeru. Untuk itu kemampuan relawan PKS Jatim harus terus ditingkatkan.

Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan mengatakan  Peserta latsar itu adalah perwakilan dari Bidang Kepanduan dan Organisasi dari seluruh Kabupaten/ kota dari seluruh Jawa Timur. Jumlahnya sekitar 150 peserta.

“In syaa Allah kita akan terus meningkatkan kemampuan relawan PKS dalam melayani masyarakat saat mendapat musibah bencana,” kata Irwan di hadapan seluruh peserta Latsar Relawan Penanggulangan Bencana, Minggu (19/12).

Untuk itu, Irwan meminta semua anggota kepanduan yang hadir, untuk segera menyiapkan anggotanya sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan bisa segera berangkat.

“Kita semua diminta untuk terus melayani dan membela rakyat. Semua angggota PKS adalah pelayan dan pembela rakyat,” tegas pria 45 tahun itu.

Untuk itulah, ia melanjutkan, peserta yang hadir saat ini terpilih untuk meningkatkan kemampuan untuk menjadi pelayan rakyat yang akan hadir melayani rakyat dalam situasi apapun termasuk situasi bencana.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Jatim Gelar Tahlil dan Doa Bersama Untuk Korban Rusuh Kanjuruhan

Dalam kegiatan latsar kali ini, Irwan mengatakan peserta akan dilatih bagaimana menangani berbagai bencana dan evakuasi korban.

“Sedikitnya, terdapat 22 kabupaten/kota yang berstatus rawan bencana hidrometeorologi,” kata Irwan.

Dari 22 daerah itu, kawasan rawan banjir umumnya didominasi oleh luapan sungai di sekitarnya, seperti Sungai Bengawan Solo yang luapannya bisa membanjiri wilayah Bojonegoro, Magetan, Madiun, Lamongan, Gresik, Ngawi, dan Tuban.

Di Pasuruan, ia mengatakan, banjir berpotensi diakibatkan oleh luapan sungai Welang. Demikian juga di Madura, beberapa daerah biasa terdampak luapan Sungai Kemuning.

“Hidrometeorologi yang lain adalah longsor, yakni harus diwaspadai wilayah Jombang, Ponorogo, Kediri, Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Malang, Batu, dan Pacitan.”

Menurutnya, juga ada potensi banjir akibat luapan sungai Berantas, yakni Malang Raya, Kediri, Jombang, Mojokerto, Sidoarjo, Probolinggo, Surabaya, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, dan Jember.

Irwan mengatakan bahwa relawan, adalah seorang atau sekelompok orang yang memiliki kemampuan dan kepedulian untuk bekerja secara sukarela dan ikhlas dalam upaya penanggulangan bencana. Relawan bekerja berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” jelasnya di depan ratusan relawan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Menyapa Pasien di Puskemas Pragaan, Pastikan Mendapatkan Perawatan Medis Maksimal Pasca Banjir

“Semua lahir dari  visi kemanusiaan. Saat membantu masyarakat, anggota dan relawan PKS tidak boleh memandang asal-usulnya, agamanya, tingkat ekonominya, profesinya, semua masyarakat Jawa Timur harus kita layani, terlebih yang sedang tertimpa musibah,” tegas pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama 2 periode ini.

Ia menegaskan, paling lambat 24 jam setelah ada bencana, PKS harus sudah hadir memberi bantuan. “Seminim apapun bantuan kita, akan sangat berarti bagi mereka,” pungkasnya. {Setya)

Related Posts

1 of 3,057