Connect with us

Lintas Nusa

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pariwisata Selo Gedong Dikembangkan

Published

on

Kodim 0803/Madiun bersama Pemda, melalui kegiatan TMMD Ke-102 melaksanakan rabat jalan menuju tempat wisata Selo Gedong, Desa Bodag, Kec. Kare, Kab. Madiun, Kamis (26/7/2018). (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/MD0803)

Kodim 0803/Madiun bersama Pemda, melalui kegiatan TMMD Ke-102 melaksanakan rabat jalan menuju tempat wisata Selo Gedong, Desa Bodag, Kec. Kare, Kab. Madiun, Kamis (26/7/2018). (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/MD0803)

NUSANTARANEWS.CO, Madiun – Desa Bodag yang terletak di Puncak Gunung Wilis, merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Madiun. Jika berkunjung ke sana dan sudah memasuki desa, pengunjung akan disambut dengan jalan menanjak yang berliku dan penuh dengan bebatuan.

“Selain itu kita juga akan banyak menjumpai cengkeh yang dijemur di depan rumah warga, karena tanaman cengkeh yang banyak terdapat di pekarangan dan ladang milik warga merupakan salah satu komoditi dan mata pencaharian warga setempat, selain sebagai petani dan buruh,” tutur Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Rachman Fikri saat melaksanakan rabat jalan menuju tempat wisata Selo Gedong, Desa Bodag, Kec. Kare, Kab. Madiun, Kamis (26/7/2018).

Fikri menyampaikan, di Desa Bodag terdapat salah satu obyek wisata yang cukup terkenal yaitu Selo Gedong. Selo Gedong merupakan tempat wisata yang menyuguhkan panorama alam dan udara sejuk pedesaan. “Di sana juga terdapat banyak bebatuan besar, yang dari situ kita bisa melihat indahnya daerah Madiun dan sekitarnya dari ketinggian Gunung Wilis,” ujar Dansatgas TMMD Ke-102 itu.

Namun, lanjutnya, tempat wisata Selo Gedong belum didukung insfrastruktur yang layak. Akses jalanan untuk mencapai tempat wisata masih berbatuan dan tanah liat. Untuk mengatasi kondisi tersebut dan guna mengelola sektor pariwisata yang ada, Kodim 0803/Madiun bersama Pemda, melalui kegiatan TMMD Ke-102 melaksanakan rabat jalan menuju tempat wisata tersebut.

Fikri mengungkapkan, rabat jalan yang dilaksanakan nantinya sepanjang 1,5 Km dan saat ini sudah mencapai 900 meter atau sekitar 60 %. “Rabat jalan yang dilaksanakan sebagai upaya mengembangkan potensi pariwisata Selo Gedong. Harapan kami, dengan adanya akses jalan yang baik, nantinya mampu menambah jumlah wisatawan yang datang dan hal itu akan mampu meningkatkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Baru Rp 288 Miliar Terealisasi, Kuat Dugaan Dana BPDP Kelapa Sawit Dikorupsi

“Jika nanti banyak wisatawan yang berkunjung di Selo Gedong, tentunya masyarakat di sini dapat berjualan makanan ataupun lainnya, yang mana itu nantinya dapat menambah penghasilan mereka,” imbuh Fikri. (mc0803)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler