Tinggal Menghitung Hari, Sesaat Lagi Akan Terpilih Ketua Demokrat Jatim Definitif

Tinggal Menghitung Hari, Sesaat lagi Akan Terpilih Ketua Demokrat Jatim Difinitif
Tinggal menghitung hari, sesaat lagi akan terpilih ketua Demokrat Jatim definitif/Foto: Dr Kuswanto.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Penantian panjang untuk memiliki Ketua definitif yang dimulai dengan penugasan Pakde Karwo sebagai Komisaris Umum Semen Indonesia, dilanjut dengan tugas Negara sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) harus meninggalkan tugas sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, ” Hal ini merupakan waktu penantian yang cukup lama sampai terpilih Ketua DPD yang definitif nanti,” ujar Dr Kuswanto saat dikonfirmasi, Kamis (27/1), Mantan Ketua Komisi D, yang sekarang bergeser menjadi Anggota Komisi C dari Fraksi Partai Demokrat.

Dr Kuswanto, merasa bersyukur bahwa perhelatan Musda yang menyepakati program kerja dan memilih Calon Ketua DPD, berjalan lancar dan damai, meskipun Musda merupakan kegiatan rutin 5 Tahunan, tapi sebenarnya rentan terjadi konflik dan perpecahan.

Karenanya Kuswanto berharap biarkan proses ini diselesaikan Internal Partai, bukan melibatkan tokoh masyarakat, apalagi akademisi.

Kuswanto yang sekaligus Dosen Universitas Darul Ulum Jombang dan punya keahlian di Bidang Hukum Tata Negara, dan karier Akademiknya cukup senior dan segera akan mencapai karier puncak Akademik Tertinggi, sangat paham bahwa setiap analysa atau kajian ditunjang data yang akurat, setidaknya ada data hasil survei dan data penunjang lainnya, bukan hanya berpendapat secara subjektif, apalagi tokoh Masyarakat karena tepat atau tidaknya pilihan adalah kader yang sangat paham,

“Utamanya pemegang kedaulatan yaitu DPC, karena semua kesalahan yang menanggung resikonya bila salah memilih adalah kerugian Partai dan Kader sendiri,” jelasnya.

Kuswanto mengapresiasi teman lain yang lebih dulu berpendapat di Media bahwa kader diminta tetap menjaga suasana kondusif, begitupun Ketua Umum dalam pengarahannya berharap bahwa suasana Musda boleh hangat tapi tidak boleh lebih dari itu, karena kontestan yang mencalonkan jadi Ketua DPD adalah Kader terbaik Partai atau berasal dari internal sendiri. Dan hanya ditentukan oleh internal Partai sendiri.

Baca Juga:  13.830 KPM Kaltara Terima Bantuan PKH 2019, Gubernur Minta Penyaluran Bansos Penuhi 4T

Kuswanto mengatakan tinggal Menghitung hari kali ini karena tahapan pemilihan sesuai AD dan ART Tahun 2020, pemilihan Ketua DPD harus melalui tahapan akhir berupa Fit and Propert Tes, yang diputuskan Oleh Ketua Umum Bapak AHY, Sekretaris Jendral dan BPOKK, setelah Musda memutuskan pilihan Calon Ketua Umum Emil Elestianto Dardak dengan perolehan 13 Dukungan DPC dan Bayu Airlangga dengan dukungan 25 DPC.

Siapapun terpilih, lanjut Kuswanto tugas pengurus dan kader akan merealisasi program kerja dari Ketua DPD terpilih dan Program Pemenangan Partai, dengan waktu tersisa 2 Tahun lebih menuju Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, dan butuh kerja keras dari Struktur Partai, Fraksi Partai Demokrat dan seluruh kader, karena pada hakekatnya semua partai mempunyai keinginan yang sama, yaitu menang yang ditandai perolehan Kursi Legislatif sebanyak mungkin, dan memenangkan Kader terbaik Partai Demokrat Bapak AHY jadi Presiden Republik Indonesia, yang dilakukan dalam Pemilu serentak 2024. (setya)