Berita UtamaMancanegaraTerbaru

Thailand Beli 8 Pesawat Serang Ringan AT-6 Wolverine

Thailand Beli 8 Pesawat Serang Ringan AT-6 Wolverine
Thailand beli 8 pesawat serang ringan AT-6 Wolverine/Foto: defensenews.com

NUSANTARANEWS.CO, Dubai – Menyusul Amerika Serikat (AS), Thailand menjadi negara kedua yang membeli pesawat serang ringan AT-6 Wolverine buatan Textron Aviation Beechcraft untuk menggantikan armada pesawat Aero L-39 Albatros yang sudah tua. Seluruh pesawat akan dibuat di Wichita, Kansas.

Angkatan Udara Kerajaan Thailand meneken kontrak pembelian delapan pesawat senilai US$143 juta kepada perusahaan AS tersebut pada hari pertama Dubai Airshow. Kontrak termasuk peralatan pendukung, suku cadang, pelatihan, dan peralatan lainnya.

Thomas Hammoor, presiden dan CEO Textron Aviation Defense mengatakan bahwa Angkatan Udara Kerajaan Thailand memilih AT-6 Wolverine selain untuk memodernisasi angkatan udaranya juga untuk memenuhi beragam misi seperti mendukung keamanan perbatasan, anti-penyelundupan, kontranarkotika, dan operasi lainnya.

Menurut informasi perusahaan, untuk pelatihan perawatan pesawat, para spesialis Thailand akan dilatih Textron Aviation Defense di Thailand pada 2023. Sedangkan para pilot akan mulai berlatih di Wichita pada 2024.

Baca Juga:  Pantau Pelayanan KIR Uji Berkala Sistem BLUE, Kadishub Jembrana: Layani Sepuas Hati

AT-6 Wolverine direncanakan akan bergabung dengan armada Royal Thai pada 2024.

Berbeda dengan saudaranya T-6 Texan II yang digunakan sebagai pesawat latih – AT-6 Wolverine memang dirancang khusus sebagai pesawat varian serang ringan multi misi. Selain itu, pesawat juga dapat menjalankan misi intelijen, patroli maritim, dukungan sipil, dan pertahanan internal, termasuk menghadapi pemberontakan.

Cockpit pesawat berbadan bahan komposit ini juga telah ditanamkan beragam teknologi canggih seperti suite avionik Cockpit 4000 CMC Esterline, sistem misi tempur Lockheed Martin A-10C, radar multi-mode virtual, termasuk sistem fly-by-wire sehingga pesawat dapat menjalankan misi dalam segala cuaca yang ekstrim.

Di bagian bawah badan pesawat juga dipasang suite sensor MX-15Di WESCAM untuk melihat data lingkungan sekitar secara real-time dan mengumpulkan informasi dari sensor onboard serta diintegrasikan dengan pelacak video canggih (AVT), kamera inframerah gelombang pendek definisi tinggi (SWIR), dan prosesor gambar inframerah (IR).

Untuk persenjataan, Wolverine memiliki tujuh hard-point khusus yang canggih, masing-masing tiga di dua sayap dan satu di bawah bagian tengah badan pesawat. Empat dari tujuh stasiun senjata kompatibel dengan standar MIL-STD-1760.

Baca Juga:  Kakankemenag Banda Aceh Lantik 5 Ka. TU Madrasah, H. Abrar Zym: Patuhi Undang-Undang dan Regulasi

Sedangkan hard-point di bawah badan pesawat tersisa dapat dipasang dengan senjata kaliber HMP-400 0,50, bom serba guna MK-81 dan MK-82, amunisi berpemandu GBU-12 dan GBU-58 Paveway II, GBU-49 dan GBU-59 senjata berpemandu Paveway II yang disempurnakan, amunisi berbantuan inersia, suar, roket, roket berpemandu laser, dan peluru kendali laser AGM-114 Hellfire.

Keunggulan lain Wolverine adalah dapat menampung lebih dari 66 konfigurasi beban standar, serta konfigurasi asimetris non-standar, yang menambah keserbagunaan pada kesiapan misinya. (Agus Setiawan)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3.050