Connect with us

Hukum

Terkait Laporan Cita Citata, Gerindra: Fraksi Akan Memanggilnya

Published

on

Pedangdut Cita Citata/Foto via Instagram/Istimewa

Pedangdut Cita Citata/Foto via Instagram/Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Kebobrokan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kembali terungkap menyusul adanya laporan dari masyarakat, dalam hal ini pedangdut Cita Citata pada Selasa (2/8/2016) kemarin. Kali ini, yang dilaporkan Cita adalah politikus Gerindra Amrullah Amri Tuasikal. Berdasarkan pengakuan Cita, Amri telah melakukan penipuan terhadap dirinya. Penipuan tersebut berawal dari kisah asmaranya dengan Amri.

Cita berujar awalnya hubungannya dengan Amri sangat baik, bahkan mereka berdua akan menjalin hubungan ke arah serius dengan cara bertukar cincin. Sampai suatu hari, mereka berdua berjalan berdua ke sebuah toko perhiasan di pusat perbelanjaan Plaza Indonesia di Jakarta. Amri disebut berniat membelikan cincin seharga Rp450 juta.

Kemudian dengan senang hati, Cita pun memilih model cincin yang dia sukai. Soal pembayaran kata Cita akan ditanggung sepenuhnya oleh Amri. Namun ternyata hal tersebut tidak sesuai, pasalnya Cita mendapatkan telepon mengejutkan, beberapa hari kemudiannya. Bahwa, tagihan untuk cincin itu dialamatkan kepada dirinya.

“Saya dihubungi toko cincinnya. Katanya, harga (cincin)-nya Rp450 juta. Satu minggu lalu Cita berkomunikasi, tapi Amri tidak mengaku. Jadi ya sudah. Dengan bukti-bukti yang ada, Cita maju melapor ke MKD,” ujarnya kemarin.

Tidak hanya itu, Cita juga membeberkan sifat buruk Amri yang selalu ganti-ganti pasangan. Hal tersebut berdasarkan laporan dari wanita lain kepadanya. Namun, sayangnya wanita yang menjadi korban itu enggan melaporkannya ke MKD.

Loading...

Amri Akan Dipanggil Usai Reses

Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi nusantaranews.co, mengaku bahwa kedatangan Cita kemarin, baru sebatas konsultasi saja dengan pihak MKD. Pihaknya baru akan memproses jika laporan tersebut sudah konkret.

Baca Juga:  'Negara Bisa Punah' Diusulkan Jadi Tema Debat Capres 2019

Kendati demikian, Sufmi yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengaku akan meminta keterangan dari yang bersangkutan (Amri) secepatnya terkait masalah ini. Namun, kata dia karena saat ini DPR masih reses. Sehingga pemanggilan terhadap Amri baru dapat dilakukan sesudah reses berakhir. Dia juga mengaku akan menyerahkan sepenuhnya kepada MKD.

“Kami selaku Wakil Ketua Umum dari Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada MKD. Kalau sudah dilaporkan ya sudah silahkan diproses saja sesuai dengan peraturan yang ada, tapi sebelum saat sidang awal, fraksi akan memanggilnya (Amri) terlebih dahulu untuk dimintai keterangan. Benar atau tidak seperti itu,” tukasnya saat dihubungi, Rabu (3/8/2016). (restu/red-01)

Loading...

Terpopuler