Connect with us

Lintas Nusa

Tembakan Salvo Lepas Jenazah Veteran Peraih Tanda Kehormatan Negara

Published

on

Upacara pemakaman militer Peltu (Purn) Wijono. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Mojokerto – Pemilik tanda kehormatan negara berupa bintang jasa veteran pembela Kemerdekaan RI dan bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Peltu (Purn) Wijono telah tiada. Almarhum terakhir bertugas di Koramil 0815/08 Dawarblandong dengan jabaran sebagai Komandan Koramil tinggal di alamat Perum Puskopad Jl. Glatik No B-16 RT 02 RW 12, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Pasipers Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Supriyono bertindak sebagai inspektur upacara pada prosesi pemakaman secara militer Almarhum Peltu (Purn) Wijono, bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajah Mada, Jalan Pahlawan Kota Mojokerto, Jumat (23/3).

Upacara pemakaman dipimpin langsung Pasipersdim 0815 Mojokerto dan diikuti Para Perwira Kodim 0815 Mojokerto, Satu Peleton Anggota Kodim 0815/Mojokerto, Satu Regu Penembak Salvo dan Perwakilan LVRI Kab/Kota Mojokerto, dan para petakziyah.

Kapten Arh Supriyono dalam amanatnya menyampaikan turut berdukacita dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.

Prajurit TNI mengantarkan jenazah Peltu (Purn) Wijono ke peristirahatan terakhir. (Foto: Istimewa)

Prajurit TNI mengantarkan jenazah Peltu (Purn) Wijono ke peristirahatan terakhir. (Foto: Istimewa)

Upacara Pemakaman Militer yang dilaksanakan ini merupakan penghormatan dan penghargaan dari negara dan TNI-AD kepada almarhum atas jasa dan pengorbanannya kepada negara dan bangsa semasa hidupnya.

Loading...

“Kita ketahui bersama bahwa Almarhum telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya, yang berarti kita telah kehilangan salah satu putra terbaik bangsa,” katanya.

“Atas nama Tentara Nasional Indonesia, ikut berduka cita yang sedalam dalamanya dengan iringan doa semoga arwah almarhum diterima disisi-NYA, sesuai amal perbuatan semsaa hidupnya dan bagi kelurga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan lahir dan batin,” pungkasnya. (red)

Editor: Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler