Connect with us

Lintas Nusa

Telan Anggaran Ratusan Juta, Bantuan Proyek Fisik Kotaku di Purwakarta Rawan Penyelewengan

Published

on

Proyek fisik yang mengusung tema program Kota Tanpa Kumuh (kotaku) yang kini sedang digulirkan pemerintah pusat kota di kabupaten Purwakarta. (Foto: Fujo Ganteng/Nusantaranews)

NUSANTARANEWS.CO, Purwakarta – Proyek fisik yang mengusung tema program Kota Tanpa Kumuh (kotaku) yang kini sedang digulirkan pemerintah pusat kota di kabupaten Purwakarta dinilai sebagai program tidak tepat sasaran melaiinkan hanya hamburkan uang negara. Pasalnya, program proyek fisik ini diduga hanya membangun sarana yang tidak penting, terlebih lagi proyek ini tidak dijalankan secara merata alias tebang pilih kelurahan di kabupaten Purwakarta.

Agung Mutaqien selaku Lurah Purwamekar mengaku kecewa dengan adanya program kotaku, yang menurutnya gagal terealisasi dan dijalankan di wilayahnya. Meskipun pihaknya sudah mengajukan aspirasi fisik yang harus diprioritaskan di kawasan kumuh di area Pasar Leuwi Panjang, namun pihak dari tim konsultan dan koordinator fasilitataor Kabupaten Purwakarta membatalkanya dengan alasan tidak memenuhi penilaian kumuh.

“Terus terang saya sangat kecewa dengan pembatalan pemberian program kotaku karna secara prosedur dan pengajuan sudah kita ajukan namun kenapa tim fasilitataor kotaku membatakanya,” keluh Lurah Agung kepada media, Senin (25/9).

Selain kelurahan Purwamekar, tahun 2017 program kotaku juga membatalkan penyaluran fisik di kelurahan Ciseureuh yang dinilai tidak masuk kategori program fisik yang disalurkan memakai anggaran APBN pusat. Ironisnya, desa Cilatang yang statusnya desa masuk daftar penerima bantuan ini.

“Sampai saat ini saya mengaku gara-gara program ini batal saya jadi beban kepercayaan pada masyarkat seharusnya jauh hari tim fasilitataor secepatnya koordinasi dengan kami,” ungkap Lurah.

Loading...

Yang lebih ironisnya lagi, kata dia, program kotaku yang seharusnya dijalankan hanya di wilayah kelurahan, namun Desa Citalang yang statusnya desa menerima bantuan ini. Hal ini mengundang tanda tanya besar dan diduga ada permainan di proyek program ini.

Baca Juga:  Ikut Urus Dana Desa, Polri Berpotensi Intimidasi

“Ini sanagat ironis Desa Citalang itu kan bukan kelurahan dan sudah ada bantuan dana desa (DD), kenapa dapat juga dari bantuan program kotaku. Ini harus dievaluasi lagi,” papar Darius, SH selaku pemerhati desa

Namun, berbeda yang dirasakan oleh kelurahan Munjul Jaya. Wilayah ini berhasil direalisasikan program kotaku dengan dimulainya pengerjan proyek fisik seperti pengerjaan jalan lingkungan (jaling) memakai paping blok, pengerjaan saluran air (drainase) serta pembuatan sarana air bersih (SAB) dengan menelan angaran ratusan juta rupiah.

“Adanya program bantuan fisik kotaku sangat membantu pembangunan infrastruktur di wilayah ini semoga bisa bermanfaat bagi warga,” kata H. Sumarna selaku lurah Munjul Jaya.

Sedangkan data yang diperoleh media menyebutkan program kotaku digulirkan di tujuh kelurahan dan satu desa dari total dari 9 kelurahan di kabupaten Purwakarta, dengan rincian kelurahan Munjuljaya, Tegalmunjul, nagrikidul, nagritengah, Nagri kaler, Ciipaisan, Sindangkasih dan Desa Citalang.

Pewarta: Fuljo Ganteng / Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler