Ustadzah Nani Handayani yang sedang memberikan tausiyah di acara Syiar Kemuliaan Metro TV. Foto: Screenshot/YouTube
Ustadzah Nani Handayani yang sedang memberikan tausiyah di acara Syiar Kemuliaan Metro TV. Foto: Screenshot/YouTube

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Nama Nani Handayani mendadak viral di media sosial menyusul adanya kesalahan fatal terkait tulisan ayat Al-Qur’an dalam program Syiar Kemuliaan salah satu stasiun televisi swasta nasional, Metro TV.

Tulisan ayat Al-Qur’an yang terpampang jelas di tengah-tengah Nani Handayani menyampaikan ceramahnya. Fatalnya, tulisan ayat Al-Qur’an tersebut tidak sesuai dengan apa yang tertulis di dalam Al-Qur’an dan kaidah bahasa Arab pada umumnya, baik huruf maupun tanda bacanya.

Setidaknya ada dua tangkapan layar foto Nani yang sedang memberikan ceramah di Metro TV itu.

Dalam tulisan ayat berbunyi; Inna sholata tanha ‘anil fahsya wal munkar, misalnya, cara penulisannya salah begitu pula hurufnya.

Ustadzah Nani Handayani yang sedang memberikan tausiyah di acara Syiar Kemuliaan Metro TV. Foto: Screenshot/YouTube
Ustadzah Nani Handayani yang sedang memberikan tausiyah di acara Syiar Kemuliaan Metro TV. Foto: Screenshot/YouTube

Demikian pula tulisan ayat berbunyi; Laqad kaana lakum fii rasulillahi uswatun hasanah, juga mengalami kesalahan serupa.

Kesalahan-kesalahan tersebut menjadi buah bibir dan perbicangan, khususnya Netizen. Sebagian Netizen menyalahkan Metro TV, namun sebagian lain menganggap Nani Handayani adalah sosok penceramah (ustadzah) yang tidak memiliki kompentensi dan pemahaman secara komprehensif tentang kepenulisan huruf arab yang baik dan benar.

“Ini masih beruntung yang memviralkan orang pesantren, coba kalau yang sono (PKS), bisa bubar tuh Metro TV,” kata seorang Netizen bernama Ruslani Sajaa.

“Khat (tulisan Arab) nya jelek, stasiun yang baru dapat award dari Kemenag,” sindir Netizen, Agus Fahlevie.

Namun, sebagian besar Netizen menyalahkan Nani Handayani dinilai tidak cermat, padahal dalam beberapa kesempatan Nani sudah terbiasa mengisi pengajian, terutama dalam berbagai kegiatan PKS.

Ustadzah Nani Handayani yang merupakan Ketua Badan Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPP PKS telah mengakui kesalahan fatal terkait penulisan ayat Al-Qur’an di Metro TV tersebut.

Ia memberikan pernyataan dan klarifikasi atas kekeliruan tersebut melalui akun Twitter-nya, @handayani_nani. Nani mengunggah video pernyataan klarifikasinya pada Selasa 5 Desember 2017.

Dalam video berdurasi 1.03 detik tersebut, Nani meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafannya serta mengatakan sedikit pun tak ada unsur kesengajaan. (red)

Editor: Eriec Dieda

Komentar