Connect with us

Inspirasi

Tak Hanya Peduli Literasi, Mantan Guru SMA Ini Komitmen Kawal Harta Negara

Published

on

Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar (Foto: Istimewa/Kicauanews)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Siapapun tentu tak akan mengira jika ternyata Wakil Ketua BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Bahrullah Akbar dulunya hanyalah seorang guru SMA biasa. Namun nasib mengubahnya sejak ia diberi kepercayaan untuk pertama kalinya sebagai auditor BPK RI tahun 1985.

Baru-baru ini mantan guru sekolah yang kini berstatus sebagai Wakil Ketua BPK ini pada kesempatan Bulan Gemar Membaca 2017 yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional, mengajak masyarakat untuk datang dan menikmati gedung baru Perpusnas.

Bahrullah Akbar juga mendorong masyarakat untuk memaksimalkan layanan kemudahan yang diberikan Perpusnas, salah satunya meminjam buku koleksi Perpusnas melalui HP android yang aplikasinya telah tersedia di Play Store.

“Temen-temen mahasiswa pelajar segera mendaftar,” ungkap pria lulusan dari University of Leicester, England tersebut.

Menurut Bahrullah, intelektual masyarakat itu bukan hanya di perguruan tinggi. Jadi lanjut dia, kemudahan layanan yang diberikan Perpusnas semata-mata bukan hanya diperuntukan untuk perguruan tinggi, malinkan masyarakat justru disuruh datang ke Perpusnas.

“Apalagi di sini ada ruang untuk lansia, untuk anak-anak, begitu. Jadi memang dibuat sedemikian rupa sehingga kita menjadi masyarakat yang berbasis membaca,” tegasnya, saat hadiri acara di Perpusnas.

Dalam hal ini masyarakat cukup daftar gratis dan sudah bisa menikmati fasilitas Perpusnas. Dengan kesadaran literasi tinggi, Guru Besar IPDN Kementerian Dalam Negeri ini menginginkan agar keinginan mewujudkan masyarakat berbasis membaca tak hanya sekedar jargon, maka menghidupkan perpustakaan adalah upaya nyata.

Sementara itu, selain peduli literasi, Bahrullah Akbar juga tengah gencar memberikan edukasi di masyarakat tentang komitmen BPK dalam mengawal harta negara. Edukasi ini disampaikan melalui media film berdurasi 60 menit berjudul Sang Penjaga.

Menurut Bahrullah, film tersebut merupakan representasi komitmen dirinya bersama tim BPK dalam menjaga dan mengawal kekayaan negara. Selain itu, juga untuk memberikan pemahaman secara utuh tentang peran dan tugas BPK kepda masyarakat. Untuk itu dirinya mengajak masyarakat untuk menonon fim tersebut.

Film Sang Penjaga ini berkisah tentang suka duka seorang Auditor BPK dalam mengawal harta negara. Dalam hal ini, tujuan auditor bukan untuk mencari-cari kesalahan namun mengkonfirmasi kebenaran, bahwa apa yang dilakukan auditor sesuai kepentingan negara dan undang-undang.

“Saya berharap dengan menonton film ini adik-adik bisa melihat BPK secara utuh, kerja BPK itu luar biasa,” ungkap Bahrullah Akbar yang juga penulis buku. BUMN dan Kesejahteraan Rakyat, (28/9) di Teater Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Menariknya dari film tersebut, juga menyoroti aspek humanis kehidupan seorang auditor baik dalam pekerjaan maupun keluarga. Selain telah diputarkan pada guru dan para siswa, pada 28 September 2017 lalu, film Sang Penjaga juga sudah diputar di DPR yang diperuntukan bagi para anggota perwakilan rakyat.

Pewarta/Editor: Romandhon

Komentar

Advertisement

Terpopuler