Connect with us

Peristiwa

Taipan James Riadi Hadir Di PBNU

Published

on

eminar pembukaan Rakernas ke II PBNU yang bertema "Meneguhkan Islam Nusantara Untuk Kemakmuran Warga"/Foto Hatiem / NUSANTARAnews
eminar pembukaan Rakernas ke II PBNU yang bertema "Meneguhkan Islam Nusantara Untuk Kemakmuran Warga"/Foto Hatiem / NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO – Taipan pemilik Lippo Group hadir di kantor Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) di jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu sore (19/11/2016). Ia datang sekitar pukul 13.30 WIB dengan batik kuning dan peci hitam yang dikenakan dikepalanya.

Ternyata kehadiran putra pengusaha legenda Mochtar Riadi tersebut sudah dijadualkan sejak awal oleh pihak PBNU. Karena agenda kedatangan James memang disengaja untuk menjadi pembicara pada seminar pembukaan Rakernas ke II PBNU yang bertema “Meneguhkan Islam Nusantara Untuk Kemakmuran Warga”.

James sebenarnya datang belakangan di acara diskusi yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB tersebut. Sebelumnya, turut menjadi pembicara Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dipanel dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj.

Sebelum James memberikan ucapan pembuka, Sri Mulyani yang sudah selesai mempersentasikan materi diskusi memohon pamit meninggalkan ruangan diskusi. Alasannya, ia harus mengikuti kegiatan kementerian yang tidak bisa ia tinggalkan.

Setelah Sri pergi, James yang mendapatkan waktu bicara mengungkapkan kesenangannya sebagai pembicara pada diskusi Rakenas ke II PBNU tersebut. Ia mengaku sebenarnya dirinya memiliki ikatan sejarah dengan NU.

Ia mengaku dirinya turut menyumbang pada pembangunan gedung kantor PBNU yang akhirnya ia datangi untuk menjadi pembicara diskusi tersebut.

“Saya senang sekali berada di gedung ini,” ujar James.

James juga menyampaikan dirinya merupakan pengusaha dengan karyawan yang mayoritas beragama muslim. Diantaranya, kata dia, sebagian besar dari keseluruhan karyawannya tersebut merupakan warga NU.

“35 ribu (karyawan) dari warga NU. Dan mereka rekan-rekan kita terbaik. Mengerti berinteraksi dengan yang lain. Beragama dan beriman. Karyawan yang menjadi salah satu contoh yang baik,” ungkapnya sebelum memaparkan materi diskusinya. (Hatiem)

Baca Juga:  GP Ansor DKI Siap Kawal dan Amankan Titah PBNU

Loading...

Terpopuler