Connect with us

Khazanah

Tahun 2019, Disdik Sumenep Terapkan Pendidikan Berbasis Pesantren

Published

on

pendidikan berbasis pesantren, disdik sumenep, tahun 2019, pesantren, sumenep, nusantaranews

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Muhammad Saidi. (Foto: M Mahdi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Tahun 2019, Disdik Sumenep Terapkan Pendidikan Berbasis Pesantren. Dalam rangka meningkatkan kemajuan pendidikan siswa di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep akan menerapkan pendidikan berbasisi pesantren, salah satunya akan dilakukan pemisahan antara pelajar putra dan putri.

Plt. Kepala Disdik Sumenep Muhammad Saidi menjelaskan pemisahan pelajar putra dan putri didalam kelas akan dilaksanakan ditingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tujuannya dalam rangka untuk memperkenalkan kepada mereka para pelajar bahwa perempuan dan laki-laki tidak boleh bercampur yang bukan muhrimnya. Hal tersebut sebagai perkenalan kepada anak didik, Serta penerapan pendidikan berbasis pesantren.

“Agar mereka para peserta didik tahu bahwa tidak boleh berkumpul antara putra dan putri yang bukan muhrimnya, hal tersebut sebagai pembelajaran pendidikan pesantren,” jelas mantan pengawas itu, Jumat (22/2/2019).

Saidi juga menjelaskan atas dasar pemisahan pelajar putra dan putri tidak akan menambah fasilitas termasuk guru. akan tetapi hal tersebut juga akan melihat kemampuaan sekolah.

“Nanti penerapkan di sekolah melihat kemampuan fasilitas di sekolah baik itu kelas termasuk guru,” jelas Saidi.

Disinggung soal pengaruh efektifitas belajar mengajar dari pemisahan pelajar putra dan putri, menurut saidi tidak akan berpengaruh, malah menabah konsentrasi dalam belajar, karena didalam kelas tersebut sudah berkumpul pelajar putra semua dan sebaliknya.

“Dari pemisahan ini akan lebih menambah efektifitas proses belajar mengajar,” ucap Saidi.

Pewarta: M. Mahdi
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler