Connect with us

Kesehatan

Swab Test di Laboratorium PCR RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep Butuh Waktu 5 Jam

Published

on

Swab test di laboratorium PCR RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep butuh waktu 5 jam.

Swab test di laboratorium PCR RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep butuh waktu 5 jam/Foto Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim di dampingi Wakil Bupati Ahmad Fauzi, dan Direktur Rumah Sakit dr. Erliyati saat memotong vita.

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Swab test di laboratorium PCR RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep butuh waktu 5 jam. Hal tersebut adalah bentuk jawaban atas sulitnya swab test virus Corona yang dialami masyarakat Sumenep. Sekarang masyarakat tidak perlu ke Surabaya untuk melakukan swab test virus corona cukup di RSUD Dr. H. Moh. Anwar dan hasilnya tidak perlu menunggu lama cukup butuh waktu 5 jam.

Laboratorium Biomolekuler atau Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep itu beroperasi, setelah diresmikan oleh Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim di dampingi Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, dan Direktur Rumah Sakit dr. Erliyati (1/2) pagi.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga meresmikan Gedung Hemodialisa atau cuci darah di RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Pada kesempatan itu Bupati Sumenep menyampaikan bahwa kehadiran PCR di RSUD Dr. H. Moh. Anwar, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Apalagi saat ini Indonesia dilanda wabah virus corona. Sehingga adanya fasilitas PCR di rumah sakit daerah sebagai pemeriksaan material genetik virus Corona atau pengambilan swab test.

“Tujuannya agar yang bersangkutan dapat diketahui keadaannya, positif atau negatif Covid-19,” ucap politisi PKB itu

Bupati Busyro bilang, sebelumnya untuk mengetahui kondisi pasien dilakukan pemeriksaan sampel swab apakah positif atau negatif harus mengirimnya ke Surabaya, tetapi dengan adanya laboratorium PCR di RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep tidak perlu ke Surabaya

Baca Juga:  My Dear, Ibu, Apa Salahku?

“Swab cukup di Rumah sakit umum Sumenep hasilnya di ketahui dengan hitungan jam,” terangnya.

Menurut suami Nurfitriana itu, sebelumya, dalam pemeriksaan sampel swab di Surabaya butuh waktu cukup lama. Untuk mengetahui hasilnya positif atau negatif harus menunggu lima hari sampai satu minggu. Dengan adanya Laboratorium PCR rumah sakit daerah sangat mempercepat hasil pemeriksaan sampel swab

Bupati Busyro juga menerangkan bertambahnya fasilitas penunjang kesehatan khususnya pendeteksi virus Corona, sangat membantu tim satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep dalam melakukan tugasnya.

“Tersedianya PCR di RSUD Sumenep membantu tim satgas Covid-19,” ucapnya.

Direktur RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah tenaga medis untuk bertugas di Laboratorium PCR.

Para tenaga medis itu terdiri dari dokter spesialis patologi klinis sebanyak lima orang, relawan lima orang, dan tenaga tetap untuk membantu dokter dan relawan.

“Laboratorium PCR buka sejak hari Senin hingga Sabtu dan perhari mampu menguji sebanyak 20 hingga 30 sampel swab,” terang dokter Erli

Erli berharap, keberadaan PCR di rumah sakit daerah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mendeteksi kondisi kesehatannya. Hal ini sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Sumenep

“Semoga PCR di rumah sakit bermanfaat untuk masyarakat,” harapnya (mh)

Loading...

Terpopuler