Connect with us

Kesehatan

Sumenep Darurat Covid-19, Pemdes Pragaan Daya Minta Masyarakat Tenang dan Jaga Diri

Published

on

Sumenep Darurat Covid-19, Pemdes Pragaan Daya minta masyarakat tenang dan jaga diri

Sumenep Darurat Covid-19, Pemdes Pragaan Daya minta masyarakat tenang dan jaga diri.

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Sumenep Darurat Covid-19, Pemdes Pragaan Daya minta masyarakat tenang dan jaga diri. Berubahnya peta zona hijau ke zona merah Kabupaten Sumenep membuat sebagian orang panik bercampur takut lantaran sudah ada empat orang positif Covid-19. Untuk itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Pragaan Daya Kecamatan Pragaan berharap kepada masyarakat untuk tenang, jangan takut, ikuti petunjuk pemerintah dalam penanggulangan wabah Covid-19

Imrah Kades Pragaan Daya meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang menyerang hamper seluruh negara di dunia. “Jangan takut dan panik menghadapi musibah ini. Pemerintah pusat hingga ke pemerintah desa telah bahu membahu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” kata kades muda ini, Selasa (28/4).

“Ikhitiar yang dilakukan pemerintah harus didukung dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan disiplin dalam segala aktifitas saat mewabahnya Covid-19 ini,” terangnya.

Imrah uga mengatakan bahwa agar terhindar dari paparan Covid-19, ikutilah aturan pemerintah. Mulai dari membiasakan hidup bersih dengan mencuci tangan, memakai masker saat hendak keluar rumah, tidak melakukan kegiatan yang melibatkankan orang banyak serta menjaga imun tubuh agar tetap kuat, dengan membiasakan maka makanan yang penuh gizi.

“Di Sumenep saat ini sudah ada empat orang yang dinyatakan positif Covid-19, oleh karena itu agar tidak terinfeksi virus corona harus meningkatkan kewaspadaan dalam segala aktifitas,” ucapnya

Imrah juga meminta kepada masyarakat desa Pragaan Daya untuk mengetahui gejala Covid-19 yakni mulai dari demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, dan letih lesu.

“Apabila masyarakat merasakan seperti salah satu penyakit yang disampaikan diatas untuk segara lapor ke petugas kesehatan atau kepada perangkat desa,” tuturnya (md/ed banyu)

Baca Juga:  Indonesia Terjebak Skema Jalur Sutra Baru Abad 21 China?

Loading...

Terpopuler