Connect with us

Hankam

Sudah Tua, Beberapa Kapal KRI TNI Perlu Peremajaan

Published

on

KRI Tjiptadi 381 adalah salah satu dari kapal perang Parchim Class. (FOTO: Istimewa)

KRI Tjiptadi 381 adalah salah satu dari kapal perang Parchim Class. (FOTO: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Batam – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Laksdya TNI Agus Setiadji, menyampaikan bahwa bebera uni Kapal KRI TNI sudah tua dan perlu peremajaan.

Untuk itu, kata dia, Kemhan mengharapakan adanya keterlibatan industri pertahanan dalam negeri lebih diutamakan dalam memenuhi kebutuhan Alutsista TNI terutama TNI AL yang saat ini banyak yang perlu diperbaiki.

“Dari sekian unit Kapal KRI TNI beberapa sudah tua dan perlu peremajaan, dan Kemhan berharap adanya keterlibatan industri pertahanan dalam negeri”, kata Agus Setiadji dilansir dari situs resmi Kemhan, Kamis (22/8/2019).

Sekjen Kemhan mengatakan, dari alokasi Anggaran Pinjaman Dalam Negeri yang ada diharapkan dapat mewadahi pengadaan pembangunan beberapa kebutuhan Alutsista TNI AL terutama kapal – kapal jenis LPD, kapal Rumah Sakit dan kapal LST.

“Pengadaan Kapal LST ini sangat dibutuhkan, karena kapal LST banyak yang sudah berusia tua”, jelasnya saat menerima paparan tentang rencana pembangunan dua unit Kapal Landing Ship Tank (LST) atau Kapal Angkut Tank Pesanan TNI AL dari PT Bandar Abadi Shipyard, di sela–sela kunjungan kerjanya ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (21/8).

Loading...

Kepada pihak PT Bandar Abadi Shipyard yang telah diberikan kepecayaan oleh Kemhan untuk membangun dua unit kapal LST, Sekjen Kemhan berharap untuk menjalin komunikasi dengan pihak pengguna dalam hal ini TNI AL.

“Sehingga, proses pembangunannya sampai dengan penyerahan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu,” kata Sekjen Kemhan.

Komisaris PT Bandar Abadi Shipyard Stanley Rojali menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh Kemhan kepada PT Bandar Abadi Shipyard untuk membangun dua unit Kapal LST untuk TNI AL yang kontraknya sudah ditandatangani bulan Januari 2019.

Baca Juga:  Ahli Perubahan Iklim Mendesak Penguatan Kemitraan Global untuk Membatasi Pemanasan Global Kurang dari 1.5°C 

“PT Bandar Abadi Shipyard merasa bangga telah mendapatkan kepercayaan kontrak pengadaan LST dari Kemhan dan kedepan diharapkan mampu memberikan yang terbaik dalam berpartisispasi mendukung terwujudnya kemandirian Alutsista dalam negeri,” kata Komisaris PT Bandar Abadi Shipyard Stanley Rojali. (red/nn)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler