Connect with us

Politik

Sudah 4 Tahun Berkuasa, Janji Mobil Esemka Tak Kunjung Nyata

Published

on

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Istimewa)

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Janji adalah hutang. Salah satu janji Jokowi pada Pilpres 2014 silam ialah mobil Esemka yang sukses melambungkan popularitasnya sampai akhirnya terpilih menjadi presiden.

Mobil Esemka yang berhasil melambungkan popularitas Jokowi akankah bisa kita saksikan mobil itu yang hilir mudik di atas jalan-jembatan mewah yang akan ia bangun itu?,” ujar Sekjen Aliansi Pencerah Indonesia (API) dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Baca juga: Tak Jera Esemka Mangkrak, Jokowi Malah Sebut Motor Royal Enfield Produk Dalam Negeri

Menurutnya, janji Jokowi terkait mobil Esemka tersebut sampai sekarang tak kunjung terwujud. Padahal, eks walikota Solo itu sudah 4 tahun menjadi presiden.

“Janji adalah hutang. Jokowi langsung atau tidak telah menjanjikan pada kita akan ada mobil anak bangsa, mobil nasional. Namanya Mobil Esemka atau mobil apalah itu. Sudah empat tahun berkuasa, kita belum lihat satu pun Esemka di jalan tol Jakarta ini. Belum ada satu mata anggaran pun dialokasikan untuk pengembangan mobil nasional. Belum ada BUMN yang ditunjuk sebagai pelaksana. Padahal pasar mobil ini juga sangat menggiurkan. Tapi pasar itu semua diambil produsen mobil dari bangsa asing,” kata dia.

Baca juga: Bangun Citra Diri, Jokowi Harus Hentikan Produksi Informasi Menyesatkan

Berkaca dari itu, Pedri mengingatkan agar para pasangan capres-cawapres sebaiknya menyusun rencana jangka panjang sebagai bahan kampanye Pilpres 2019. Lebih penting, rencana yang nantinya akan dijadikan janji harus diwujudkan dan diimplementasikan secara nyata.

“Terlalu banyak masalah yang harus di atasi dan terlalu banyak pula cara yang bisa ditawarkan. Tinggal diuji, jurus siapa yang kira-kira paling hebat. Kembalilah pada gagasan dan ide. Lalu buktikan janji-janji yang pernah terucap. Bangsa ini butuh narasi besar, butuh kerja-kerja besar pula dari para pemimpinnya,” paparnya.

(anm/amj/nvh)

Baca juga: 7 Faktor Domestik yang Bisa Membuat Jokowi Kalah di Pilpres 2019

Editor: Banyu Asqalani

Advertisement
Advertisement

Terpopuler