Inspirasi

Spirit Nasionalisme Fidel Castro

NUSANTARANEWS.CO – Kabar duka datang dari Negeri Kuba. Dimana salah satu tokoh pentingnya yakni Fidel Castro berpulang Sabtu (26/11/2016) di usia yang ke-90 tahun.

Selama hidupnya pimpinan revolusi Kuba ini, tak lelah memperjuangkan tanah kelahirannya. Bahkan dirinya mengaku tak ada kata tawar menawar bagi pihak asing yang ingin mendholimi tanah airnya.

Perjuangan Castro yang tak kenal lelah akhirnya terjawab. Sekalipun pada tahun 1953 dirinya mengalami kegagalan dan membuatnya dijebloskan ke penjara. Namun itu semua tak mematahkan semangatnya.

Bersama dengan tokoh-tokoh revolusi Kuba lainnya, ia pun berhasil terus berusaha mengangkat derajat bangsanya dari cengkraman rezim diktator Presiden Fulgencio Batista.

Tak berhenti disitu, dirinya tatkala menahkodai Kuba juga tak segan-segan untuk pasang badan di garda terdepan demi melindungi rakyatnya dari rongrongan kelompok asing (baca: hubungan Kuba-Amerika).

Pejuang kelahiran 2 Desember 1976 ini, senantiasa mengobarkan api revolusi demi mengangkat harkat dan martabat bangsanya.

“Revolusi bukanlah taman mawar. Melainkan pertarungan sampai mati antara masa depan dan masa lalu,” demikian salah satu kutipan Fidel Castro yang sangat terkenal.

Nasionalisme yang ia tunjukkan tampaknya layak menjadi inspirasi bagi dunia. Bahwa tidak ada kata ampun untuk kelompok asing yang ingin mengungkung kedaulatan hak-hak kaum pribumi.

Dalam sebuah quote bijaknya yang tekenal, dirinya senantiasa tergerak untuk menundukkan ketidakadilan. “Lebih dari 820 juta orang di dunia menderita kelaparan; dan 790 juta dari mereka tinggal di Dunia Ketiga,” ungkap Castro penuh semangat. (Red/26)

Related Posts

1 of 118