Soal Wacana Ibu Kota Pindah, DPR: Tidak Sim Salabim Begitu Saja

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui apa yang menjadi dasar dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan kajian pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Hingga saat ini, Heri mengataka, Bappenas belum sekalipun melakukan pembicaraan perihal wacana tersebut kepada Komisi XI DPR RI.

“Bappenas itu belum ada omongan dengan Komisi XI DPR. Wacana boleh aja, tapi harus diomongin dulu dong, boleh-boleh saja wacana ibu kota RI mau dipindahkan,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Menurut Politisi dari Partai Gerindra itu, wacana perpindahan ibu kota negara merupakan hal yang sangat besar dan serius, karena ini terkait dengan rakyat Indonesia seluruhnya.

Oleh karena itu, Heri menegaskan, Pemerintah harus benar-benar memperhatikan asas manfaat dan mudhoratnya serta apa yang mendasari perpindahan ibu kota negara tersebut, sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Ini kan terkait masalah hidup orang banyak. Ini kan mesti jelas, pemindahan ibu kota negara ini tidak serta sim salabim. Itu mesti membutuhkan dana, dan biaya untuk membangun infrastruktur dan lain-lain sebagainnya,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Bappenas tengah mengkaji kemungkinan pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menyampaikan bahwa kajian tersebut akan rampung pada 2019 mendatang. (DM)

Editor: Romandhon