Connect with us

Lintas Nusa

SMKN I Sumenep Tarik Dana Partisipasi 245 Ribu untuk Pembangunan Pagar dan Paving

Published

on

Para tukang bangunan saat berkerja pagar di depan SMKN I Sumenep

Para tukang bangunan saat berkerja pagar di depan SMKN I Sumenep. (Foto: Mahdi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – SMKN I Sumenep tarik dana partisipasi 245 ribu untuk pembangunan pagar dan paving.

Berhembus kabar adanya sumbangan partisipasi untuk pembangunan pagar dan paving halaman Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1 Sumenep. Informasi tersebut bermula dari adanya siswa yang tidak bisa mendapatkan kartu ujian lantaran tidak membayar sumbangan partisipasi untuk pembangunan pagar dan paving.

Setelah media ini tiba di sekolah tersebut, tampak beberapa anak tengah santai. Setelah ditanya mereka menjawab tidak mendapatkan kartu ujian dan tidak bisa masuk kelas lantaran tidak membayar dana partisipasi pembangunan pagar dan paving

“Kami tidak mendapatkan kartu ujian dan tidak bisa mengikuti ujian,” ucap siswa yang tidak mau menyebutkan namanya.

Sementara itu Yudi Sutiono, selaku komite sekolah membenarkan jika ada sumbangan partisipasi dari wali siswa untuk pembangunan pagar dan paving sebesar Rp 245 ribu setiap siswa. Namun, komite sekolah mengatakan apa yang dilakukan sudah sesuai prosedur. Dia beralasan telah mengumpulkan wali siswa beberapa bulan yang lalu, mereka para wali siswa setuju atas dana partisipasi itu.

“Beberapa bulan yang lalu kami mengumpulkan wali siswa, mereka setuju dengan adanya dana partisipasi sebesar 245 ribu untuk pembangunan pagar dan paving,” terangnya, Senin (2/12).

Sementara Kepala Sekolah SMKN I Sumemep Zainul Sahari mengatakan jika sumbangan partisipasi dari wali siswa sudah disampaikan kepada Kepala Cabang Dins Pendidikan Sumenep.

“Sudah kami sampaikan ke atasan walau hanya sebatas lisan,” ucap Zainul kepada awak media.

Zainul juga membantah jika terdapat siswa yang tidak bisa mengikuti ujian lantaran tidak membayar uang pembangunan pagar dan paving. Seluruh siswa sudah diberi nomor akun untuk mengikuti ujian.

Baca Juga:  Berlakukan BBM Biodiesel B30, DPR Sebut Pemerintah Berpihak Kepada Kapitalis

“Sumbangan partisipasi yang 245 ribu tidak ada kaitanya dengan kebijakan sekolah, Keuangan jangan dijadikan kendala bagi siswa SMKN 1 Sumenep untuk mendapatkan haknya,” jelasnya.

Menurut Zainul, jika memang tidak mampu membayar dana partisipasi tersebut wali siswa diharapkan datang ke sekolah untuk menyampikan terkait ketidakmampuan untuk mambayar.

“Namanya dana partisipasi, tidak sampai pada target tidak apa-apa sesuaikan dengan kemampuannya, jika betul-betul tidak mampu pihak sekolah akan memberikan dispensasi,” ujarnya.

Pewarta: M. Mahdi

Loading...

Terpopuler