Connect with us

Mancanegara

Setelah Cina Memberi Kewenangan Penjaga Pantainya Gunakan Senjata

Published

on

Setelah Cina memberi kewenangan penjaga pantainya gunakan senjata.

Setelah Cina memberi kewenangan penjaga pantainya gunakan senjata.

NUSANTARANEWS.CO, Beijing – Setelah Cina memberi kewenangan penjaga pantainya gunakan senjata. Mulai 1 Februari, pemerintah Cina telah memberi kewenangan baru bagi kapal-kapal penjaga pantaiya untuk menghadapi kapal-kapal asing yang membandel di perairan negara itu. Beijing telah memberikan izin menggunakan persenjataan untuk memaksa kapal-kapal asing yang tidak patuh untuk keluar dari wilayah kedaultannya.

Selain itu, penjaga pantai juga memiliki kewenangan untuk merobohkan struktur-struktur yang dibangun oleh organisasi atau individu asing di perairan atau di pulau-pulau di bawah yurisdiksi Cina.

Undang-undang baru ini dapat meningkatkan ketegangan di sekitar Kepulauan Senkaku dengan Jepang yang menguasai kepulauan itu. Apalagi kapal-kapal Cina hampir setiap hari terlihat di dekat kepulauan itu. Sebagian malah memasuki perairan Jepang dan mengejar kapal-kapal nelayan Jepang.

Belakangan kapal-kapal penjaga pantai Cina yang beroperasi di bawah komando militer semakin besar ukurannya dan beroperasi di dekat pulau-pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mendesak Cina agar mengakhiri tekanannya terhadap Taiwan. Juru bicara departemen itu Ned Price pada Sabtu (23/1) mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa tekanan militer Cina terhadap Taiwan mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan.

Pernyataan itu mengungkapkan keprihatinan akan meningkatnya upaya Cina untuk mengintimidasi tetangga-tetangganya, termasuk Taiwan.

Pernyataan itu mendesak Cina agar menghentikan tekanan militer, diplomatik, dan ekonomi terhadap Taiwan dan sebaliknya terlibat dalam dialog yang bermakna dengan perwakilan Taiwan yang terpilih secara demokratis.

Dikatakan bahwa AS akan berdiri bersama sahabat dan sekutu guna memajukan kemakmuran, keamanan, dan nilai-nilai bersama di kawasan Indo-Pasifik, dan hal itu termasuk mempererat hubungan AS dengan Taiwan yang demokratik.

Baca Juga:  Tolak Negosiasi dengan ARSA, Pasukan Myanmar Tanam Ranjau di Perbatasan

Pernyataan terbaru ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mempertahankan sikap tegas AS dalan hubungannya dengan Taiwan. (AS)

Loading...

Terpopuler