Connect with us

Berita Utama

Seriusi Tanam Masal Jagung, Asisten II Pemkab Nunukan Sediakan Lahan Untuk Percontohan

Published

on

Seriusi tanam masal jagung, Asisten II Pemkab Nunukan sediakan lahan untuk percontohan.
Seriusi tanam masal jagung, Asisten II Pemkab Nunukan sediakan lahan untuk percontohan.

Seriusi tanam masal jagung, Asisten II Pemkab Nunukan sediakan lahan untuk percontohan/Foto: Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Nunukan, Robi Nahak turun langsung unttuk budidaya jagung dilahan percontohan miliknya

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Seriusi tanam masal jagung, Asisten II Pemkab Nunukan sediakan lahan untuk percontohan. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Nunukan, Robi Nahak Serang tampaknya tak main – main dalam mengkampanyekan Tanam Masal Jagung di Kabupaten Nunukan. Keseriusanya tersebut ia buktikan dengan menyediakan lahan seluas 2 hektar sebagai lahan percontohan.

“Ini juga sebagai bukti dari keseriusan dari upaya budidaya jagung secara masal di wilayah Nunukan,” tutur Robi kepada Redaksi, Sabtu (27/2).

Roby mengungkapkan bahwa ada banyak tujuan sehingga ia rela menyedikan lahan tersebut. Pertama sebagai lahan riset agar mendapatkan hasil yang maksimal.

“Kita lakukan riset ini agar dapat mengetahui budidaya jagung yang berkwalitas. Mulai dari kultur tanah dan metode penanaman kita akan kaji dilahan ini sehingga nantinya dapat kita terapkan kepada masyarakat,” paparnya.

Selain sebagai lahan penelitian, Roby berharap uapayanya juga sebagai edukasi kepada masyarakat. Minimal akan menjadi rangsangan dalam memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada di Nunukan.

“Kita ingin memotivasi masyarakat, yang memiliki lahan – lahan tidur agar memaksimalkanya menjadi lahan produktif. Dengan ditanami jagung, maka tak hanya akan bermanfaat dalam hal pangan tapi juga akan mendatangkan keuntungan dalam segi ekonomi,” jelasnya

Dilahan tersebut, Roby juga berencana membangun sarana pengelolaan jagung yang telah dipanen. Hal itu menurutnya sangat perlu sebagai bagian dari pemasaran baik untuk pakan ternak maupun sektor lainya.

Selama ini diketahui kebutuhan pakan ternak di Nunukan terutama jagung masih bergantung pasokan dari Sulawesi dan Jawa. Pangsa pasar inilah menurut Roby yang harus disikapi untuk terlibat sebagai produsen dan bukan terus-terusan menjadi konsumen.

Baca Juga:  Sosialisasi Permenhan Tahun 2014 dan 2015 Terus Dilakukan

“Bukankah salah satu pilar dari kesejahteraan itu apabila masyarakatnya mandiri dalam ekonomi? Melalui budidaya jagung inilah kemandirian tersebut Insha Allah dapat kita wujudkan,” katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan UKM Kabupaten Nunukan, Ir. Dian Kusumanto menilai yang dilakukan Robby Nahak sudah tepat. Pasalnya, komoditi jagung pakan masih terbilang baru bagi masyarakat Nunukan. Sehingga langkah dan upaya untuk mengedukasi masyarakat sangat perlu dilakukan.

“Uji coba dan riset sangat perlu, mengingat jagung adalah komoditi yang membutuhkan pengolahan tanah yang baik, perawatan yang maksimal serta cuaca yang mendukung,” tuturnya

Ir. Dian mengungkapkan, selama ini pasokan jagung pakan untuk para peternak di Nunukan memang masih mengandalkan pasokan dari Sulawesi. Maka sudah pasti jagung lokal harus mempunyai kwalitas seimbang dalam pemasaran nantinya.

“Memang budidaya jagung merupakan komoditi yang menjanjikan secara bisnis. Saya optimis, jika upaya lahan percontohan yang sedang dilakukan Pak Roby berhasil, masyarakat pasti akan terangsang melakukan hal yang sama,” tutupnya. (ES)

Loading...

Terpopuler