Connect with us

Lintas Nusa

Serapan OPD Rendah, DPRD Jatim Sebut Perlu Supervisi Ulang

Published

on

serapan opd rendah, dprd jatim, supervisi ulang, nusantaranews

Wakil Ketua DPRD Jatim sementara, Sahat Tua Simanjuntak. (Foto: Setya W/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengatakan hingga menjelang akhir triwulan ketiga tahun anggaran 2019 tak satu pun OPD yang berhasil melampaui target 80 persen. Bahkan rata-rata serapan dari 56 OPD di Pemprov Jatim baru mencapai 50,45 persen.

Wakil Ketua DPRD Jatim sementara, Sahat Tua Simanjuntak mengatakan bahwa ini ada pada persoalan teknis. Dimana, perlu adanya supervisi dan motivasi kembali supaya anggaran bisa terserap secara maksimal.

“Memang perlu supervisi kembali, motivasi kembali supaya anggaran OPD bisa terserap maksimal,” katanya, Minggu (29/9/2019) .

Meski demikian, Politisi dari Partai Golkar ini mengaku optimistis bahwa serapan anggaran bisa terserap secara maksimal setelah terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Jatim.

“Kami yakin dengan selesainya AKD di dewan ini nanti maka komisi bisa berjalan maksimal untuk memaksimalkan penyerapan anggaran yang ada di OPD Pemprov Jatim,” ujarnya.

Loading...

Sahat pun menyampaikan tidak tahu pasti apa yang menjadi penyebab serapan anggaran OPD berjalan lambat. “Penyebabnya kami tidak tahu pastinya sehingga penyerapannya lambat. Tapi, dengan selesainya AKD nanti fungsi komisi bisa berjalan baik,” terangnya.

Seperti diketahui, target serapan APBD sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 92 tahun 2018 tentang Pedoman Kerja dan Pelaksanaan Tugas Pemprov Jatim Tahun Aggaran 2019 disebutkan bahwa target serapan pada triwulan tiga ialah 80 persen. Secara rinci, pada triwulan I 20 persen, triwulan II 35 persen, dan triwulan III 25 persen.

Saat ini, dari 56 OPD di lingkungan Pemprov Jatim baru 37 OPD yang telah merealisasikan serapan anggaran hingga 50 – 70 persen. Sementara 19 OPD tercatat dibawah 50 persen.

Baca Juga:  Kemuliaan dan Keluhuran Jabatan Hakim Pudar Karena Gaya Hidup Ingin Cepat Kaya

Pewarta: Setya W

Loading...

Terpopuler