Connect with us

Sport

Serangan Flying Knee Jorge Masvidal Ciptakan KO Tercepat dalam Sejarah UFC

Published

on

jorge masvidal, ko tercepat, sejarah ufc, flying knee, nusantaranews

Jorge Masvidal. (Foto: Steve Flynn-USA TODAY Sports)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Jorge Masvidal ciptakan sejarah KO tercepat dalam sejarah UFC kelas welter lewat serangan flying knee. Ia hanya membutuhkan waktu tak lebih dari 5 detik untuk merobohkan Ben Asken dalam laga MMA kelas welter UFC 239 di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (6/7) malam.

Pertarungan MMA ini terjadi antara Jorge Masvidal dan Ben Asken. Nama kedua dikenal hebat dalam permainan ground yang dalam laga ini langsung menyerang tubuh bagian bawah Masvidal sesaat setelah wasit Jason Herzog memulai pertarungan.

Tahu saat diserang Asken dari bawah, Masvidal tiba-tiba melompat sekaligus menyarangkan serangan flying knee. Benar saja, serangan tersebut menghancam kepala Asken dengan sangat telak.

Alhasil, Asken terbanting ke lantai dalam keadaan pingsan. Kondisi ini memaksa wasit menghentikan pertarungan sekaligus menyatakan menang untuk Masvidal.

Momen ini disebut-sebut sebagai momen paling spaktakuler yang pernah ada dalam sejarah UFC.

Sebenarnya, Asken menyandang status tak terkalahkan dan ingin mentahbiskan diri yang terhebat pada gelar kelas welter UFC setelah pindah dari Bellator dan ONE Championship.

Tapi Masvidal tampaknya sudah benar-benar tahu cara mengalahkan Asken. Baru lima detik berlalu, serangan ground Asken disambut flying knee spektakuler Masvidal yang membuat lawan terbanting ke lantai oktagon usai lutut mengantam kepalanya sangat telak.

Wasit menghentikan laga, yang berarti Masvidal tak hanya mengklaim kemenangan spektkuler untuk gelar dunianya, tetapi juga membuat rekor KO tercepat dalam sejarah UFC.

Butuh beberapa menit bagi dokter untuk membuat Asken kembali sadar lalu mendudukannya di atas kursi. Setelah itu Asken keluar arena di tengah pujian dari penonton di Las Vegas yang disematkan kepada Masvidal.

Momen spektakuler ini tentu tidak akan terlupakan oleh para penggemar UFC, khususnya penonon di arena Sabtu malam.

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Terpopuler