Connect with us

Ekonomi

Sepanjang 2018, BPS Mencatat Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Mencapai 15,81 Juta Orang

Published

on

pencurian devisa negara, turis tiongkok, turis bali, turis cina, gubernur bali, kunjungan turis cina, nusantaranews, nusantara, nusantara news, nusantaranewsco

Turis Cina di Bali. (Foto: dok. nusabali.com)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melansir jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang 2018. Kepala BPS Suharyanto mengungkapkan, dibandingkan periode yang sama 2017, tahun 2018 jumlah wisman ke Indonesia mencapai 15,81 juta orang, atau naik 12,58 persen. Tahun 2017 jumlah wisman sebesar 14,04 juta orang.

“Kami harapkan jumlah wisman bisa terus meningkat karena ini adalah salah satu andalan untuk mendorong perekonomian nasional,” ujar Suharyanto di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Baca juga:Oktober 2018, Jumlah Wisman Tiongkok Tertinggi di Indonesia

Dikatakan, jumlah wisman tersebut terdiri atas turis asing yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 10,08 juta, lewat laut sebanyak 3,22 juta dan melalui pintu masuk darat sebanyak 2,51 juta orang.

Data BPS menyebut, kunjungan terbesar melalui udara yakni di Bandara Ngurah Rai, Bali yang mencapai 6,02 juta kunjungan. Kemudian, Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 2,8 juta.

Kunjungan terbesar melalui laut terjadi di Batam yang mencapai 1,88 juta, disusul Tanjung Uban Kepulauan Riau sebesar 523 ribu.

badan pusat statistik, bps, data statistik, data bps, bps keliru, bps eror, pembohongan bps, nusantaranews

Kantor Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto: Istimewa)

Baca juga:Agresi Sejumlah Dompet Digital Asal Cina di Indonesia Makin Menguat

Baca juga:Turis China di Bali Banyak, Pemasukan Devisa Negara Hanya Sedikit

Baca juga:OJK Disentil Peranannya Terkait Kasus Sistem Pembayaran Turis Tiongkok di Bali

Sementara itu, kunjungan wisman melalui pintu darat terbesar di Jayapura yang mencapai 104 ribu, disusul Atambua 85 ribu orang.

BPS mengungkapkan, sepanjang 2018 turis asing yang datang dari wilayah ASEAN tercatat memiliki presentase kenaikan paling tinggi yakni sebesar 20,60 persen dibandingkan tahun 2017 silam.

Baca Juga:  Kajol dan Ajay Devgan Sukses Membina Rumah Tangga, Kini Dugaan Media Salah #2

Kemudian, kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang 2018 paling banyak berasal dari Malaysia (2,50 juta), Tiongkok (2,41 juta) dan Singapura (1,77 juta).

Pewarta: Gendon Wibisono
Editor: Novi Hildani

Loading...

Terpopuler