Connect with us

Politik

Semua Kepala Daerah di Madura Berasal dari Parpol Pendukung Petahana, Jokowi-Ma’ruf Diyakini Bakal Menang Mutlak

Published

on

jokowi-ma’ruf, wilayah madura, relawan madura, tkd madura, kepala daerah madura, dapil madura, m mahud, optimisme jokowi-ma'ruf, nusantaranews, pdip jatim

Politisi PDI Perjuangan dan anggota DPRD Jatim, M Mahud sesumbar Jokowi-Ma’ruf menang mutlak di Pulau Madura. (Foto: NUSANTARANEWS.CO/Setya N)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Dukungan mengalir dari tokoh dan masyarakat di Madura terhadap paslon capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin diharapkan dapat mematahkan hasil survei yang mengunggulkan paslon capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Jokowi diyakini bakal menang telak di wilayah Madura, basis yang selama ini disebut-sebut lumbung suara Prabowo Subianto.

“Saya yakin pasangan Jokowi-Ma’ruf menang di Madura. Bahkan kemenangan Pilpres di Jatim bisa tembus 75 persen,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim dari Dapil Madura, M Mahud saat dikonfirmasi Rabu (26/12/2018).

Menurut Mahud, optimisme Jokowi-Ma’ruf menang mutlak di Madura bukan tanpa alasan. Pasalnya, kata dia, banyak tokoh masyarakat dan relawan di Madura yang telah menyatakan dukungannya melalui Tim Kampanye Daerah di Kabupaten Bangkalan.

Baca juga: Jokowi Dinilai Kampanye Terselubung di Jembatan Suramadu

“TKD resmi maupun relawan juga terus bergerak aktif mencari dukungan masyarakat,” jelas Mahud.

Loading...

Bahkan, kata pria yang juga anggota DPRD Jatim ini, beberapa pekan lalu ulama dan kiai ternama se-Madura mendeklarasikan dukungan ke pasangan nomor urut 01. Apalagi, kata Mahud, kepala daerah di Madura merupakan kader partai pendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Bupati Sumenep itu kader PKB, Bupati Pamekasan juga kader PKB, Bupati Sampang kader NasDem, dan Bupati Bangkalan kader PPP, makanya kami optimis Madura menang,” sebutnya.

Selama kepemimpinan Presiden Jokowi, lanjut Mahud, masyarakat Madura juga banyak diuntungkan. Misalnya, jembatan Suramadu digratiskan bagi kendaraan roda dua dan tarif kendaraan roda empat diturunkan hingga 50 persen.

Bahkan akhir Oktober 2018 lalu, tambahnya, Jokowi secara resmi membebaskan jembatan Suramadu bagi semua kendaraan.

Baca Juga:  SPI Ingin Pemerintah Lanjutkan Reforma Agraria Untuk Kedaulatan Pangan

Pewarta: Setya N
Editor: Banyu Asqalani

Loading...

Terpopuler