Berita UtamaLintas NusaPeristiwaTerbaru

Semeru Meletus, Legislator Demokrat Asal Papua Ajak Masyarakat Do’a Bersama

Semeru Meletus, Legislator Demokrat Asal Papua Ajak Masyarakat Do’a Bersama
Semeru meletus, Legislator Demokrat asal Papua ajak masyarakat do’a bersama/Foto: Anggota DPR RI asal Papua William Wandik.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Anggota DPR RI asal Papua William Wandik mengajak masyarakat Indonesia untuk berdoa bersama atas terjadi bencana letusan gunung Semeru. Politisi partai Demokrat tersebut juga mengajak seluruh elemen Partai Demokrat untuk bersinergi membantu korban bencana letusan Semeru dan umumnya di Indonesia jika terjadi bencana.

“Dari tanah Papua, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdoa bersama terhadap korban letusan gunung Semeru. Semoga tidak banyak korban jiwa atas musibah tersebut,” jelas pria yang juga ketum GAMKI ini saat dikonfirmasi, Minggu (5/12)

Waketum Demokrat ini mengatakan Partai Demokrat sudah menerjunkan bantuan ke lokasi bencana sebagai bentuk kepedulian partai terhadap rakyat tertimpa musibah.

“Ketum AHY sudah mengeluarkan instruksi untuk seluruh kader Demokrat untuk membantu korban letusan gunung Semeru. Apa yang dilakukan ketum kami sebagai bentuk respon cepat kepedulian Demokrat untuk korban bencana,” ungkap alumni PTS di Surabaya ini.

Baca Juga:  Berkat Solusi Bantuan PT SMI, Member Bisa Tarik Saldonya dari Broker

Berdasarkan laporan kebencanaan geologi terkait Gunung Semeru erupsi, dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) hari ini, Sabtu (4/12/2021) sebelum terjadinya erupsi tersebut, sudah dinyatakan bahwa Gunung Semeru memang termasuk gunung api dengan level Waspada hari ini.

Dari hasil analisis visual sebelumnya, asap kawah tidak teramati saat Gunung Semeru meletus. Serta, terjadi guguran lava dengan jarak luncur 500-800 meter, dengan pusat guguran 500 meter di bawah kawah. Sedangkan, dari analisis kegempaannya diketahui bahwa telah terjadi gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, guguran dan hembusan asap kawah sebanyak 54 kali gempa letusan atau erupsi, 4 kali gempa guguran, dan 18 kali gempa hembusan. (setya)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3.049