Connect with us

Lintas Nusa

Selain Bermitra dengan Mensos, Dompet Dhuafa Juga Bersinergi Dengan TNI

Published

on

Kunjungan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa bersama tim Dompet Dhuafa dalam meninjau lokasi kebencanaan Banjir Bandang di Bima dan Program-program Recovery Dompet Dhuafa/Foto: Dok. Dompet huafa
Kunjungan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa bersama tim Dompet Dhuafa dalam meninjau lokasi kebencanaan Banjir Bandang di Bima dan Program-program Recovery Dompet Dhuafa/Foto: Dok. Dompet huafa

NUSANTARANEWS.CO – Tim kemanusiaan DMC Dompet Dhuafa dan lembaga kemanusiaan menghadiri rapat khusus bersama Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansah, di Hotel Mutmainnah, Jln. Gajah Mada, Kota Bima. Pertemuan tersebut membahas respon tanggap darurat bencana banjir Kota Bima.

Mensos menginstruksikan kepada lembaga kemanusiaan untuk membantu bersih-bersih lokasi sekolah dan pusat kesehatan. “Kita ingin membersihkan lokasi sekolah dan puskesmas,” ujar Mensos Khofifah, selasa (27/12/2016) siang.

Khofifah juga mengharapkan sinergi antara Dompet Dhuafa dengan Kementerian Sosial jangan sampai terputus. Ini harus berkelanjutan hingga program recovery. Bahkan secara khsusus, Mensos akan mengundang Dompet Dhuafa dalam merespon program banjir Kota Bima.

Baca : Mensos Gandeng Dompet Dhuafa Sebagai Mitra Recovery Banjir Bandang Bima

Semetanra itu, Manager Respon DMC Dompet Dhuafa Fadhilah Rachman menyampaikan bahwa besok, Rabu (28/12/2016) pihaknya akan membersihkan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ilmu, Kampung Dara, Kota Bima. “Dan kami akan bersinergi dengan TNI, Tagana dan Dinas PU,” ujar Fadhilah Rachman.

Hingga siang hari ini, di bawah terik matahari warga sekitar Rasabou, Desa Jatibaru, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Dompet Dhuafa terus bergerak melakukan Aksi Layan Sehat (ALS). “Berduyun-duyun mendatangi posyandu milik seorang warga untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis,” ujarnya.

Kegiatan yang biasa disebut Aksi Layan Sehat (ALS) ini diadakan oleh Dompet Dhuafa dan melayani sebanyak 218 pasien dalam waktu 4 jam lebih sejak pukul 11.40 (WITA) mereka adalah korban banjir  yang terjadi pada hari Jumat (23/12) siang lalu dengan ketinggian air mencapai 0,75 -1 meter.

Mohamad Sidiq (74 tahun) selaku ketua RT 19 Rw 07 yang juga turut berobat ini, menyampaikan rasa terimakasih atas adanya bantuan pengobatan gratis dari Dompet Dhuafa. “Terimakasih telah bantu warga saya. Kalau bisa ditambah obatnya,” ucap ketua RT yang telah menjabat selama 20 tahun lebih.

Baca Juga:  Demi Korban Gempa dan Tsunami, TNI Kirim Satgas Kesehatan TNI ke Palu

Sementara sejak Jumat, (23/12) dalam merespon bantuan korban Banjir Bima, tim kemanusiaan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendirikan Dapur Umum di depan posko, Jalan Raya Talabiu, Desa Padolo. Karena berdekatan dengan warga yang tidak terkena banjir, turut mengajak warga Desa Padolo, khususnya ibu-ibu berbondong-bondong membantu masak. Bahkan dengan inisiatif sendiri, ibu-ibu membawa peralatan dapur.

“Meskipun Desa Padolo tidak terkena banjir, saya ikhlas dan senang dapat membantu masak untuk korban banjir Kota Bima. Karena di sana banyak saudara-sauadara saya juga,” ujar Zubaidah (40), Relawan Dapur Umum.

Sedangkan Koordinator Dapur Umum Posko DMC Dompet Dhuafa Laily menuturkan, didirikannya dapur umum ini untuk mempermudah distribusi logistik. “Karena setiap harinya akan mendistribusikan lebih dari 500 makanan untuk korban banjir Bima,” kata Laily. (ris.dp/red-02)

Loading...

Terpopuler