Connect with us

Ekonomi

Sejumlah Pengusaha Indonesia Kunjungi Israel Jajaki Kerja Sama

Published

on

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang Hubungan Timur Tengah, Mufti Hamka Hasan bersama Presiden Pameran Permata Israel (ISDE), Yoram Dvash. (FOTO: Dok. godtv.com)

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang Hubungan Timur Tengah, Mufti Hamka Hasan bersama Presiden Pameran Permata Israel (ISDE), Yoram Dvash. (FOTO: Dok. godtv.com)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Delegasi dari Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dilaporkan mengunjungi Israel akhir pekan lalu dan bertemu dengan Presiden Pameran Berlian Israel saat mengunjungi pameran tersebut di Kota Ramat Gan.

Padahal, kedua negara tidak mempunyai hubungan dagang atau diplomatik. Akan tetapi, faktanya, delegasi dari Indonesia tiba di Israel secara berkala untuk perdagangan dan pertukaran pengetahuan.

Menurut laporan The Israel Insider, Selasa (9/7/2019) waktu setempat, ada tujuh pengusaha Indonesia yang melawat ke Israel akhir pekan lalu. Mereka dipimpin oleh Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang Hubungan Timur Tengah, Mufti Hamka Hasan.

Rombongan itu sebelumnya bertemu dengan Perwakilan Unit Informasi dan Intelijen Bisnis Institut Ekspor Israel, Naor Morag. Menurut pernyataan yang dimuat oleh situs berita Israel, Arutz Sheva, kedua belah pihak bertukar informasi tentang industri permata dan sepakat untuk menjalin kerja sama dan hubungan dagang.

Kunjungan delegasi tersebut diselenggarakan oleh Unit Informasi dan Intelijen Bisnis Institut Ekspor Israel. Para pengusaha dari Indonesia dinyatakan tertarik pada bidang pertanian, teknologi medis, tekstil, dan khususnya berlian.

Loading...

Ketujuh pengusaha Indonesia itu terdiri dari lima lelaki dan dua perempuan juga sempat bertemu dengan Presiden Pameran Permata Israel (ISDE), Yoram Dvash.

“Kunjungan ini sangat penting untuk memperkuat hubungan pengusaha dan perusahaan muslim dengan bisnis, negara dan warga Israel. Tidak diragukan lagi kekuatan Pameran Permata Israel sangat menarik perhatian di dalam industri permata di seluruh negara, dan menjadi alasan banyak negara mau berbisnis dengan kami,” kata Dvash.

Baca Juga:  Ketidaknetralan ASN, TNI dan Polri Diminta Segera Dihentikan

“Kami akan tetap berusaha untuk memperkuat kerja sama bisnis antara para pengusaha permata di Israel untuk memasuki pasar baru, termasuk di Indonesia,” ujar Dvash.

Kunjungan pengusaha permata Indonesia ke Israel itu diatur oleh atase Institut Ekspor Badan Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perekonomian Israel, Yoav Sidel, serta CEO ISDE, Eran Zini. Sidel ditempatkan di Kedutaan Besar Israel di Singapura.

Selain di bisnis permata, para pengusaha Indonesia itu dilaporkan menjajaki kerja sama dalam bidang agrikultur, medis serta tekstil.

Tahun lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat menyatakan ingin mempererat kerja sama dengan Indonesia. Namun, pemerintah Indonesia menyatakan tidak akan mengakui Israel sampai Palestina merdeka.

Indonesia juga menentang klaim Amerika Serikat yang menyatakan Kota Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Sebab, Palestina juga menyatakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota mereka jika kelak merdeka.

Mufti Hamka Hasan disebut sebagai pemilik grup usaha Hati. Salah satu perusahaannya, PT Hati International bergerak dalam bidang konsultan usaha di bidang teknologi informasi, agrikultur serta energi terbarukan.

Sampai berita ini dibuat, NUSANTARANEWS.CO belum mendapatkan konfirmasi langsung dari KADIN mengenai kunjungan yang diberitakan kantor berita Israel tersebut. (red/nn)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler