Berita UtamaLintas NusaTerbaru

Sejahterakan Masyarakat Kepulauan di Madura, Koneksitas Antar Pelabuhan di Jatim Layak Dibuat

Sejahterakan Masyarakat Kepulauan di Madura, Koneksitas Antar Pelabuhan di Jatim Layak Dibuat
Sejahterakan masyarakat kepulauan di Madura, koneksitas antar pelabuhan di Jatim layak dibuat/Foto: Wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar.

NUSANTARANEWS.CO. Surabaya – Untuk mensejahterakan masyarakat di kepulauan khususnya di Madura, perlu ada koneksitas antar pelabuhan di Jatim. Karena selama ini, proses untuk mensejahterakan masyarakat Madura di kepulauan terbentur terbatasnya pelabuhan yang melayani ke wilayah kepulauan di Madura, yaitu tergantung akan pelabuhan Jangkar di Situbondo.

Wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan saat ini untuk pengembangan pelabuhan untuk kawasan kepulauan di Madura, pemerintah pusat sedang mengembangkan bandara Trunojoyo di Sumenep.

“Mengingat kondisi geografis Wilayah Madura berupa gugusan ratusan pulau, kehandalan infrastruktur transportasi laut dan udara sangat menentukan pengembangan Wilayah Madura. Dan untuk sarana transportasi udaranya sudah di dukung penuh adanya bandara Trunojoyo di Sumenep. Tentunya tak hanya bandara saja, pelabuhan laut juga diperlukan juga,” jelas politisi Partai Demokrat ini saat dikonfimasi di Surabaya, Minggu (1/5).

Baca Juga:  Gandeng BPP HIPMI, Inilah Cara Menteri Parekraf Bangun Pariwisata Gorontalo

Mantan Birokrat ini mengatakan ada sejumlah kegiatan dalam Renstra Kementerian Perhubungan 2020-2024 di Madura dan Kepulauan dimana untuk di Bangkalan adalah pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulupandan, rehabilitasi dan replacement fasilitas Pelabuhan Donggala dan Pelabuhan Wani.

Pamekasan adalah pembangunan fasilitas Pelabuhan Telaga Biru, Pelabuhan Branta, Pelabuhan Sapeken, Pelabuhan Sapudi, dan Pelabuhan Masalembu, serta Sumenep adalah pembangunan kapal penyeberangan perintis Sapudi – Kangean, Pembangunan Bandara Perairan Gili Iyang, pembagunan Pelabuhan Pagerungan, penyelenggaraan angkutan bandara perintis di Sumenep, rehabilitasi dan pengembangan Bandara Trunojoyo Sumenep, pengembangan Bandara Harun Thohir juga sudah direncanakan pengerjaannya.

“Tentunya kedepan saya berharap dengan program dari pemerintah tersebut adanya koneksitas antar pelabuhan satu sama lain baik yang dilakukan Pemprov Jatim maupun pusat ke wilayah-wilayah lainnya dimana misalnya bisa sampai Bantuangi atau Bali dan daerah lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya koneksitas antar pelabuhan diperluas ke berbagai daerah, kata Achmad Iskandar, ketergantungan terhadap pelabuhan Jangkar di Situbondo untuk akses ke wilayah kepulauan di Madura bisa dikurangi.

Baca Juga:  MBS dan Kebangkitan Arab Saudi di Panggung Politik Regional

Koneksitas tersebut, kata pria asal Sumenep Madura ini, diharapkan bisa mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Madura, khususnya di wilayah kepulauan.

“Tentunya jika koneksitas lebih luas antar daerah melalui pelabuhan berjalan, saya optimis kesejahteraan masyarakat di kepulauan meningkat dan ini juga akan pempengaruhi IPM masyarakat di kepulauan bisa terangkat,” jelasnya. (setya)

Related Posts

1 of 2.911