Puisi

Sebelum ke Nyi Toan, Gerimis Tengah Malam

sajak, sajak dian apriani, sajdah, sajak indonesia, sajak penyair, penyeir indonesia, puisi indonesia, puisi nusantara, nusantaranews
Sajadah panjang. (Ilustrasi/Faradila Ratnasari)

Sebelum ke Nyi Toan

 

yang masih kukuh dalam suntuk:

gayung dan sabun muka

gegaslah lerai segenap kantuk

sampai bebintang bertabur

ke langit-langit

 

LK, 30 Juli 2019

 

Gerimis Tengah Malam

bintik-bintik cahaya
tengah malam saat itu
adalah kunang-kunang
yang melesat dari getar
dari gentar hati ini

butir cahaya jadi gerimis
merinai dalam pekat
membening ke daun-daun
misal embun

di pucuk-pucuk daun
rintik leluasa melihat semesta
di pucuk-pucuk daun…

LK, 3 Juni 2019

 

Bagi yang Telah Berulang Tahun

merangkum musim,
mengemas ingin
galau kemarau
parau di hatiku
meski pupuh,
ik selamat ulang tahun
ik semoga panjang syukur

LK, 6 Agustus 2019

 

Jalan Kembali
(kepada yang mulia mbah moen)

kami ingin menjadi alfatihah
biar mengiring ajunan istirah

LK, 6 Agustus 2019

 

Keterangan: Nyai Toan adalah panggilan bagi pengasuh putri pondok pesantren di Madura

 

Penulis: Ibna Asnawi, lahir di Sumenep, 07 November 1996. Sedang mengaji di Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa Putri Guluk-guluk Sumenep Madura.

Baca Juga:  Inilah Sejarah Yang Tidak Boleh Dilupakan Oleh Kita Semua

 

 

Catatan redaksi: Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: [email protected] atau [email protected]

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3,052