Connect with us

Lintas Nusa

Satgas Yonif Raider Bagikan Ilmu Perbengkelan Kepada Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Published

on

 

Satgas Yonif Raider Bagikan Ilmu Perbengkelan Kepada Warga di Perbatasan RI-Timor Leste (Foto Istimewa)

Satgas Yonif Raider Bagikan Ilmu Perbengkelan Kepada Warga di Perbatasan RI-Timor Leste (Foto Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Lamaksenulu – Tingginya tingkat pengguna sepeda motor di daerah perbatasan Republik Indonesia (RI)-Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) tidak dibarengi dengan fasilitas bengkel yang memadai. Terlebih di kawasan ini kondisinya masih berupa jalan tanah dan berbatu.

Di kawasan ini bengkel kendaraan sulit ditemukan. Bengkel baru bisa ditemukan di kota yang jarak tempuhnya sangat jauh. Akibantnya banyak kendaraan warga yang mangkrak karena rusak tidak terawat dan tidak kunjung diperbaiki.

Melihat kondisi ini, Satgas Yonif Raider 408/Sbh khususnya Pos Delomil melakukan inisiasi untuk mengembangkan pelatihan mekanik atau perbengkelan kepada para pemuda di sekitar Pos.

Danpos Delomil Lettu Inf Dwi Sulistyo Nugroho mengungkapkan, bahwa Satgas merasa berempati dengan kondisi masyarakat yang belum bisa merawat kendaraan mereka, padahal belinya cukup mahal.

“Kebetulan anggota kami memiliki kemampuan tentang perbengkelan, jadi gak ada salahnya kalau kita tularkan kepada masyarakat sekaligus sebagai bekal usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan masyarakat perbatasan,” ungkap Dwi Sulistyo Nugroho.

“Bengkel motor disini sangat jauh dan beberapa bengkel yang ada di wilayah Lamaksenulu belum mampu membongkar mesin motor, mereka hanya bisa sampai sebatas ganti oli, ganti ban dan service biasa,” terangnya.

Atas inisiasi itu, Wadan Pos Serda Dedy Maruapey berkoordinasi dengan Ketua Pemuda Lamaksenulu, Ernezt disambut dengan baik. “Kami sangat senang dengan rencana kegiatan yang sangat positif ini. Selama ini belum ada Satgas Pamtas yang seperti Yonif R 408/Sbh, mau memberikan ilmunya kepada pemuda Lamaksenulu dalam hal teknik perbengkelan,” ungkap Ernezt.

Sementara itu, Markus (22) salah satu pemuda yang mengikuti pelatihan tersebut mengaku senang dan bangga kepada Satgas dari Yonif 408/Sbh yang mau menularkan ilmunya kepada pemuda di Lamaksenulu. Ia bersama teman-temanya sangat antusias dan serius mengikuti pelatihan yang diberikan anggota Satgas dari Kodam IV/Diponegoro itu.

“Pelatihan seperti ini sangat positif untuk mengisi waktu luang agar tidak terbuang sia-sia. Ini sangat membantu kami, selain bisa memperbaiki dan merawat kendaraan kami juga bisa menjadi bekal untuk membuka bengkel yang sampai saat ini masih sangat jarang,” kata Markus.

Editor: Romadhon

Loading...

Terpopuler