Sakit Selama 13 Tahun Tak Kunjung Sembuh, RIS Tewas Usai Mencebur ke Sumur

Proses evakuasi jenazah warga RT 04 RW 03 Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota, Kediri yang menceburkan diri ke dalam sumur, Sabtu (10/3/2018). (Foto: Istimewa)

Proses evakuasi jenazah warga RT 04 RW 03 Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota, Kediri yang menceburkan diri ke dalam sumur, Sabtu (10/3/2018). (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Kediri – Warga kelurahan Keliombo Kecamatan Kota, Kabupaten Kediri, Jawa Timur heboh setelah ditemukannya korban berinisial RIS (33) dalam kondisi sudah tak bernyawa di sumur yang tak tak jauh dari rumahnya. RIS diduga sengaja menceburkan diri ke dalam sumur lantaran tak kunjung sembuh dari penyakit yang dideritanya.

Peristiwa naha ini terjadi pada Sabtu (10/03/2018).

Kejadian tersebut diawali dari adanya kecurigaan suara yang bersumber dari sumur. Walaupun saksi awal bernama Ponisah yang juga ibu korban, sempat menduga itu suara gaib, namun ketika memberanikan diri untuk melihat, ternyata suara tersebut berasal dari putrinya yang sudah berada di dalam sumur.

Danramil Kota Kapten Arm Bangun Budi Adi membenarkan kejadian tersebut dari Babinsa Kelurahan Kaliombo Serka M. Khoyum. Dan saat kejadian, kondisi korban saat itu sudah tidak tertolong lagi. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, RIS masih sempat mengeluarkan sepatah dua patah kata dari dalam sumur. Tetapi sangat disayangkan, dalam kondisi yang sudah tenggelam, nyawanya tak tertolong lagi.

Polisi membawa jenazah warga RT 04 RW 03 Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota, Kediri setelah mengevakuasi korban dari dalam sumur, Sabtu (10/3/2018). (Foto: Istimewa)

“Semula, ibu Ponisah sulit diajak bicara, tetapi berangsur-angsur beliau sudah bisa memberikan keterangan valid kepada kami. Beliau mengatakan, bahwa anaknya itu sakit-sakitan dan selalu mengeluh setiap penyakitnya kambuh,” jelas Kapten Arm Bangun Budi Adi.

Menurutnya, Ponisah sendiri sudah berusaha keras untuk menolong anaknya dengan mengulurkan tali sumur, tetapi nasib berkata lain. Demikian juga warga sekitar, terutama tetangga, mungkin karena faktor dalamnya sumur, korban sulit ditarik keluar. Sebenarnya sumur tersebut sudah sangat familiar bagi keluarga korban, karena menjadi tujuan untuk mengambil air sehari-hari semasa hidup korban.

“Tim SAR yang tiba dilokasi langsung mengevakuasi korban yang masih berada di sumur dan melarikannya ke rumah sakit Bhayangkara Kediri untuk menjalani visum. Dugaan sementara ,korban mengalami depresi sehingga ingin segera menuntaskan hidupnya segera, tetapi itu sebatas asumsi sementara,” terang Kapten Arm Bangun Budi Adi.

Sementara itu Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengkonfirmasi bahwa berdasarkan informasi keluarga terdekat, korban sudah sakit sejak tahun 2005 lalu atau sekitar 13 tahunan.

“Jadi kemungkinannya ,beliau sengaja menjatuhkan diri ke sumur bisa ya bisa tidak, tetapi dugaan itu muncul juga dari keluarga bukan dari warga, yang tahu betul kondisi beliau yang sakit-sakitan,” katanya.

Sampai berita ini diturunkann, setelah berhasil dievakuasi dari dalam sumur, korban masih berada di RS Bhayangkara Kediri untuk menjalani visum. Menurut info langsung dari Ponisah, pihak keluarga menginginkan korban akan segera dimakamkan di TPU Kaliombo besok.

Pewarta: Alya Karen
Editor: Eriec Dieda

Exit mobile version