Connect with us

Puisi

Sajak Winda Rahmawati

Published

on

sajak, kumpulan sajak, winda rahmawati, sajak winda rahmawati, nusantaranews

Winda Rahmawati. (Foto: Dok Pribadi)

Perpisahan

Waktu telah pergi
Kisah yang menjadi kenangan
Kupikir saat itu bukanlah pertemuan terakhir
Dugaanku salah
Ternyata jarak lebih tepat

Purwokerto, 01 Oktober 2019

 

Perpisahan

Angin berhembus di samping jendela
Bayangan pohon kian menjauh
Tak ada kata selamat pagi
Dari daunyang jatuh itu

Purwokerto, 01 Oktober 2019

 

Mimpi

Di tengah kegagalan rasa muram
Kan merangkak penuh angkara
Di antara ambisi yang berteriak
Kau mengingatkanku akan masa depan

Purwokerto, 01 Oktober 2019

 

Cinta

Kita berjalan dengan terseok-seok
Mengira lelah akan hilang
Di ujung terowong yang cerah
Namun cinta tak membawa kita
Memahami satu sama lain

Kita percaya kepada cinta
Yang borok dan tak sederhana
Kita tertangkap, jatuh terperangkap
Dalam orang-orang tercinta

Purwokerto, 30 September 2019

 

Alam

Kicauan burung terdengar begitu merdu
Dan lambayan daun mendayu-dayu
Keindahan ini membuatku terpaku

Kupejamkan kedua mataku sejenak
Kurasakan angin membelaiku hangat
Tak pelak senang sukacita kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Purwokerto, 01 Oktober 2019

 

Malam Ini

Hening
Rasa kantuk ini
Tiba-tiba menghampiriku
Dengan mata yang meredup
Pada secarik kertas
Kutulis puisi

Purwokerto, 01 Oktober 2019

 

 

 

Riwayat Penulis:

Winda Rahmawati, lahir di ciamis 28 Desember 2001 dari seorang ibu yang bernama Nurhayati dan ayah Wahimin. Telah menempuh pendidikan dari mulai MIN KUBANGPARI, MTsN pamarican dan SMA N 1 Pamarican, dan sekarang menempuh pendidikan S1 di IAIN Purwokerto.

Pengalaman saya dalam menulis tidak terlalu bagus dalam menulis karena sejak MIN pun saya jarang menulis, jujur saya lebih suka menggambar sampai saya lulus MIN. Setelah itu sejak saat masuk MTsN saya terinspirasi dengan menulis.

Dengan ucap puji syukur panjatkan kehadirat allah SWT yang telah memberikan saya sehat lahir batin sehingga saya bisa di pertemukan dengan dosen sekaligus pengampu B.indonesia Bpk.Abdul Wachid BS, yang telah mengajarkan saya untuk menulis puisi dengan baik dan benar sebagai syarat untuk mengikuti UTS. Emai: [email protected] com

Baca Juga:  Usung Tema Gotong-royong, Warga Jawa di Nunukan Gelar Grebeg 1 Muharam
Loading...

Jurnalis dan editor di Nusantara News, researcher lepas. | life is struggle and like in silence |

Terpopuler