Connect with us

Puisi

Sajak-sajak Yuni Zanuba Arifah

Published

on

Yuni Zanuba Arifah

Yuni Zanuba Arifah. (Foto: Dok. Pribadi)

Lukisan Kapal

Ku lihat lukisan kapal didinding
Lukisan itu menatap lembut kepadaku
Sentuhan warna menyatu
Berbisik menyampaikan pesan

Purwokerto, 26 September 2019

 

Ombak

Dua buah kapal terombang ambing
Dihantam ganasnya ombak laut
Cuaca tampak gaduh di langit fajar
Dari sudut atas,
Seberkas sinar matahari muncul

Loading...

Purwokerto, 26 September 2019

 

Pelabuhan

Seorang pria dewasa memadu kuda
Menyusuri jalan setapak
Diantara gunung – gunung tinggi
Dari kejauhan,
Terlihat jalan menuju laut luas
Tempat kapal bersandar
Menuju pelabuhan Makasar

Purwokerto, 29 September 2019

 

 

Kabar Indonesia

Lebih runyam dari kicauan burung pagi ini
Ketika tanah muram
Melihat darah
Katanya sudah merdeka ?
Kenapa rakyat bilang masing sengsara ?
Orang kaya semakin kaya
Tunawisma yang katanya di jaga negar
Harus terlunta membayar denda

Maaf para perwira,
Setelah tujuh puluh empat tahun ada kabar
Tak mengenakan mata
Itu duka bumi persada
Saat September perang saudara

Purwokerto, 29 September 2019

 

Hujan

Aku bukan kartini
Yang mengemansipasi wanita dari perbudakan dunia
Aku adalah diri sendiri
Yang mengemansipasi hati
Dari perbudakan janji

Purwokerto, 03 Oktober 2019

 

Ilalang yang Merindukan Hujan

Mentari cerah merekah anggun
Sedang awan berdiri dengan canggung
Begitukah ilalang merawi meminta hujan
Sebalum api melumat habis isi hujan
Siapa hati ingin mendengar ?
Yang katanya orang pintar
Membokongi tak peduli

Purwokerto, 22 September 2019

 

 

 

 

 

 

Riwayat Penulis: Yuni Zanuba Arifah dilahirkan di dusun Kayunan, Banjarmangu, Banjarnegara, 03 Juni 2001. Dia biasa dipanggil dengan sebutan Yanu. Yanu adalah putri kedua dari tiga bersaudara. Ibunya (Siti Zulaickah) dan ayahnya (Sardi Muslich). Melalui kebiasan membaca seluruh anggota keluarga, menjadikan Yanu pribadi yang gemar membaca buku. Ayahnya (Sardi Muslich) juga sering mengajak ketiga anak-anaknya untuk berdikusi dari permasalahan yang terjadi dilingkungan. Sehingga Yanu menjadi terbiasa berdiskusi.

Yanu memulai pendidikannya di dusunya, SD N 1 Banjarmangu samapi lulus. SMP-nya ia selesaikan di SMP N 3 Banjarnegara, kota terdekat dari dusunya. Lalu ia melanjutkan studi di MAN 2 Banjarnegara jurusan IPA Keterampilan Operator Komputer. Saat ini Yanu sedang menempuh pendidikan di IAIN Purwokerto di jurusan Bimbingan Konseling Islam, sesuai dengan keinginannya semenjak duduk dibangku MAN.

Yanu memiliki hobi dibidang editing foto dan desain Art. Lewat hobinya Yanu pernah mendapatkan penghargaan sebagai Desain Paling Fresh dalam acara CAKEP Banjarnegara. Yanu mempuyai bakat dibidang seni tari, ia pernah mengisi acara pagelaran di sekolahnya dalam rangka HUT. Yanu juga menulis di blog pribadinya, dan sering membuat vidio untuk channel YouTube-nya, namun karena sekarang Yanu sedang menempuh pendidikan kuliah sekaligus mondok jadi waktu menulis di blog dan membuat vidio berkurang.

Loading...
Baca Juga:  Berita Hoaks itu Anti Kemanusiaan dan Membunuh Peradaban

Terpopuler