Connect with us

Mancanegara

Rusia Mulai Produksi Bom Pintar untuk Diluncurkan dari Drone Tempur

Published

on

Bom Pintar Rusia

NUSANTARANEWS.CO – Dunia kini terkejut dengan kemampuan militer Rusia. Betapa tidak bila selama perang di Suriah, pesawat tempur Rusia mampu menjatuhkan bom pintar pada sejumlah target di Suriah. Demikian pula rudal jelajah Rusia mampu meledakkan target dari jarak ribuan kilometer.

Dilansir Sputnik, bahwa industri pertahanan Rusia kini mulai mengembangkan bom pintar yang dipandu laser dan dapat diluncurkan oleh drone tempur. Seperti diketahui, pesawat tempur tak berawak (UAV) telah banyak digunakan oleh angkatan bersenjata Rusia, terutama selama operasi militer di Suriah. Menurut kabar militer Rusia, lebih dari 14.000 misi telah dilakukan oleh pesawat tempur Rusia sejak awal operasi militer di Suriah pada tahun 2015.

Berdasarkan pengalaman tempur di Suriah, Rusia kini mulai membuat bom pintar yang dapat diluncurkan dari drone tempur. Berbagai bom dengan muatan hulu ledak hingga 50 kilogram telah dikembangkan oleh Rusia, mulai bobot 15, 25, 50 dan 100 kilogram dengan jarak 12 sampai 20 kilometer dengan mesin dimatikan, dan sampi 100 kilometer saat mesin dihidupkan, menurut sumber industri militer.

Menurut sumbernya, unit tersebut bervariasi dari 1 sampai 2 meter panjangnya, sementara muatan massa dan hulu ledak mungkin 7-50 kilogram. Item diproduksi oleh perusahaan gabungan Aviaavtomatika dengan WiseTechnique LLC.

Bom yang dirancang tersebut, mampu mengubah jalur penerbangan melalui penyesuaian lintasan dengan sinyal radio, sementara penargetan dilakukan dengan sistem pemandu laser dan juga dengan penggunaan modul panduan berbasis video, kata sumber tersebut.

Loading...

Seperti diketahui, drone tempur kini menjadi pilihan taktis guna menjalankan misi yang sulit dan berisiko tinggi. Drone memiliki banyak kelebihan dalam menjalankan operasi militer, selain tidak mudah terdeteksi lawan, drone tempur juga lebih baik dan efisien di banding menggunakan pesawat tempur dan pasukan bersenjata dalam menjalankan misi yang berbahaya. (Banyu)

Baca Juga:  Sejumlah Negara Kerahkan Peralatan Perang ke Suriah, Termasuk Tiongkok

(Editor: Eriec Dieda)

Loading...

Terpopuler